JAKARTA, KOMPAS.com - Angkutan Kota (Angkot) M06 rute Kampung Melayu-Gandaria kini menggunakan mobil listrik untuk beroperasi.
Namun, saat ini baru ada satu unit angkot listrik M06 yang beroperasi. Kendaraan tersebut menggunakan mobil listrik Wuling Mitra EV Long Range tipe 300 yang dimodifikasi menjadi angkutan umum.
Interior kendaraan juga disesuaikan dengan karakteristik angkot, salah satunya melalui tata letak kursi penumpang yang dibuat saling berhadapan.
Baca juga: Duduk Perkara di Balik Tantangan Hafalan Al Quran Berhadiah Miras di The Sounds Project
Pemilik angkot listrik M06, Putu Mertha, mengatakan penggunaan kendaraan listrik merupakan bagian dari proses peremajaan armada miliknya yang sebelumnya menggunakan kendaraan berbahan bakar minyak (BBM).
"Ini kan (penggunaan angkot listrik) merupakan peremajaan dan peremajaan itu bertahap," ujar Putu saat ditemui di Pool Angkot M06, wilayah Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (11/8/2026).
Putu mengatakan, 30 angkot miliknya masih menggunakan kendaraan konvensional.
Menurut dia, seluruh armada tersebut nantinya akan diremajakan secara bertahap menjadi kendaraan listrik. Proses peremajaan akan dilakukan dengan mempertimbangkan perizinan serta kesiapan kendaraan.
"Kalau saya memang lagi peremajaan. Mobil (angkot) saya kan 30 mobilnya, itu nanti diremajain semua, semua jadi Wuling," kata Putu.
Rute dan Tarif Angkot Listrik M06Angkot listrik M06 melayani rute Kampung Melayu-Gandaria melalui wilayah Kelor dan Jalan Slamet Riyadi.
Tarif yang dikenakan kepada penumpang sama dengan tarif angkot reguler yang berlaku. Besarannya mulai dari Rp 2.000, Rp 3.000, Rp 5.000, Rp 7.000 hingga maksimal Rp 10.000, tergantung jarak perjalanan.
Baca juga: Wanita Dibunuh Pacar di Tangerang, Direkayasa Seolah Bunuh Diri
Putu menegaskan, pengemudi tidak diperbolehkan menaikkan tarif secara sepihak meskipun kendaraan yang digunakan merupakan mobil listrik.
"Tarif itu ditentukan oleh pemerintah. Saya melarang keras pengemudinya minta (tarif lebih), karena ini mobil begini harus begini," ujar Putu.
Jarak Tempuh hingga 300 KilometerAngkot listrik M06 menggunakan baterai berkapasitas 41,9 kWh dengan jarak tempuh yang diklaim dapat mencapai 300 kilometer dalam kondisi tertentu.
Namun, untuk operasional sehari-hari, Putu mengatakan kendaraan tersebut rata-rata menempuh jarak kurang dari 300 kilometer sebelum kembali ke pool.
"Dari pabriknya itu 300 kilo(meter), tapi kita jalan rata-rata di bawah 250 (kilometer)," kata Putu.






Komentar (0)