Industri roda dua nasional mencatatkan tren positif pada periode Juli 2026. Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), grafik distribusi sepeda motor di pasar domestik maupun pengiriman ekspor utuh mengalami lonjakan volume secara signifikan.
Penjualan sepeda motor di dalam negeri pada Juli 2026 menembus angka 636.030 unit. Jika dikomparasikan dengan perolehan Juni 2026 yang sebesar 515.136 unit, pasar domestik mencatatkan pertumbuhan sebesar 23,46 persen.
Secara tahunan (year-on-year/YoY), performa pasar domestik Juli 2026 juga mencatatkan pertumbuhan positif. Angka 636.030 unit tersebut mengalami kenaikan sebesar 8,34 persen jika dibandingkan dengan pencatatan Juli 2025 yang berada di level 587.048 unit.
Pun kumulatif (year-to-date/YtD) sepanjang Januari hingga Juli 2026, total penyerapan sepeda motor di dalam negeri telah mencapai 3.765.617 unit. Capaian ini tumbuh 2 persen dibandingkan periode Januari hingga Juli 2025 yang membukukan volume 3.691.677 unit.
Tren kenaikan yang masif juga terjadi pada jalur pengiriman sepeda motor dalam kondisi utuh atau Completely Built Up (CBU) ke pasar mancanegara. Aktivitas ekspor motor CBU pada Juli 2026 tercatat sebesar 65.769 unit.
Pencatatan ekspor CBU Juli kemarin melonjak 31,36 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mengemas 50.067 unit. Secara tahunan dengan Juli 2025 yang sebanyak 50.042 unit, ekspor CBU Juli 2026 menguat 31,42 persen.
Secara akumulasi YtD periode Januari hingga Juli 2026, total pengiriman ekspor motor CBU buatan Indonesia mencapai 382.588 unit. Angka ini menjulang sebesar 20,01 persen jika disandingkan dengan periode Januari-Juli 2025 yang sebesar 318.785 unit.
Penjualan sepeda motor terbaruDomestik 2026
Juni: 515.136 unit
Juli: 636.030 unit
Januari-Juli: 3.765.617 unit.
Ekspor CBU 2026
Juni: 50.067 unit
Juli: 65.769 unit
Januari-Juli: 382.588 unit.
Domestik 2025
Juli: 587.048 unit
Januari-Juli: 3.691.677 unit.
Ekspor CBU 2025
Juli: 50.042 unit
Januari-Juli: 318.785 unit.






Komentar (0)