Airlangga Akui Sudah Kantongi Nama Calon Gubernur PFII, Ini Bocorannya

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyatakan, pemerintah sudah mengantongi nama calon Gubernur Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII).

Namun, Dia hanya mengatakan bahwa calonnya akan berasal dari unsur pemerintah, tanpa menjelaskannya lebih detil.

Baca Juga :
Jelang HUT ke-81 RI, Pemerintah Pastikan Perayaan Aman dan Kondusif
Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat Hadapi Dinamika Global

"Calonnya sudah ada, dari dalam pemerintah," kata Airlangga di Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026.

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto
Photo :
  • ANTARA/Desca Lidya Natalia

Airlangga menjelaskan, pembentukan PFII menjadi tahapan utama sebelum kepengurusan ditetapkan, sehingga proses penunjukan gubernur maupun struktur organisasi belum dapat diumumkan kepada publik dalam waktu dekat.

Namun, Airlangga memastikan pemerintah telah menyiapkan calon Gubernur PFII, sebagai bagian dari persiapan operasional lembaga setelah seluruh proses pembentukan kelembagaan rampung sesuai rencana.

Saat ditanya identitas calon tersebut, Airlangga belum bersedia mengungkapkan nama yang dimaksud. Namun, Dia memastikan sosok tersebut berasal dari kalangan pemerintah dan akan diumumkan pada waktunya.

Airlangga menegaskan, pengumuman resmi mengenai calon gubernur beserta struktur kelembagaan PFII, akan dilakukan setelah seluruh tahapan pembentukan lembaga selesai sesuai mekanisme yang telah disiapkan pemerintah.

Selain membahas kepemimpinan, Airlangga mengungkapkan pemerintah juga masih mematangkan lokasi operasional PFII, dengan mempertimbangkan sejumlah alternatif yang dinilai strategis untuk mendukung fungsi kelembagaan.

Menurutnya, salah satu lokasi yang dipertimbangkan berada di kawasan milik InJourney dekat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Termasuk Jakarta juga masuk dalam opsi awal.

Pemerintah masih mengkaji lokasi terbaik sehingga belum dapat memastikan termasuk apakah kawasan Danareksa di Jakarta atau lokasi lain akan dipilih sebagai kantor lembaga tersebut.

Airlangga mengatakan seluruh keputusan mengenai kepemimpinan maupun lokasi PFII akan ditetapkan setelah kelembagaan resmi terbentuk sehingga proses transisi dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Salah satu yang dipertimbangkan kan ada wilayahnya Injourney di Bali, dekat airport. Tetapi ada, untuk periode awal di Jakarta juga dipertimbangkan. (Nanti) sesudah terbentuk nanti baru dipastikan," ujarnya.

Sementara terkait jadwal pengumuman, Airlangga memberi sinyal agar publik menunggu pidato Presiden Prabowo Subianto mengenai Nota Keuangan pada 14 Agustus 2026.

"(Tanggal) 14 (Agustus) itu nanti dengarkan pidato Bapak Presiden," ujarnya. (Ant).

Baca Juga :
Pembelian Pertalite untuk Mobil Bakal Dibatasi
Pemerintah Bakal Bentuk Tim Lintas Kementerian Buat Tangani Konflik Agraria di Indonesia
Komisi XI Ungkap Jadwal Fit and Proper Test Destry Damayanti Calon Tunggal Gubernur BI

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
7 Ciri Anda berada di circle pertemanan yang sehat
• 21 jam lalu
0
thumb
Trump Diam-diam Pindah Pesawat di Turki, Hindari Ancaman Iran
• 5 jam lalu
0
thumb
40 Kontingen Ikuti Klaten Fire Safety Challenge 2026, Adu Ketangkasan Tangani Kebakaran
• 28 menit lalu
0
thumb
Tips MotionTrade: Kenali In The Money, At The Money, dan Out of The Money pada Waran Terstruktur
• 18 jam lalu
0
thumb
Polisi Bongkar Rentetan Kasus di Samosir, dari Tebang Kayu hingga Penikaman
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.