Jakarta, tvOnenews.com - Laga klasik di sepak bola Indonesia antara Persija Jakarta dan Persib Bandung akan dihadiri penonton pada bulan depan. Hal itu dinyatakan oleh Ferry Paulus selaku direktur utama I.League.
Duel El Clasico Indonesia ini akan digelar pada awal Super League 2026-2027. Pertandingan itu akan mempertemukan Persija Jakarta dan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 12 September mendatang pukul 15.30 WIB.
Ferry Paulus mengonfirmasi bahwa pertandingan yang digelar di Jakarta akan dihadiri oleh penonton.
"Iya, di Jakarta," kata Ferry di kantor I.League pada Selasa (11/8/2026). "Dengan penonton, dong. Pakai penonton," tambahnya.
Namun demikian, pertandingan ini kemungkinan besar tidak akan dihadiri oleh suporter tim tamu. Karena Persija bertindak sebagai tuan rumah, maka kemungkinan yang diperbolehkan hadir hanya Jakmania saja.
Jika memang jadi digelar di Jakarta, maka itu akan menjadi pertemuan pertama kedua tim di Jakarta sejak Juli 2019. Pada saat itu, duel yang digelar di SUGBK berakhir dengan skor 1-1.
Pertemuan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung selalu kesulitan mendapatkan izin bermain di Jakarta. Pada musim lalu, duel harus dilaksanakan di Stadion Segiri, Samarinda dengan Maung Bandung menang dengan skor 2-1.
Lebih lanjut, Ferry menjelaskan alasan penempatan duel di pekan kedua karena itu adalah permintaan khusus dari kubu Macan Kemayoran. Pada musim ini, I.League mengadopsi sistem dari kompetisi-kompetisi besar dengan menyusun kalender yang sesuai dengan permintaan klub.
"Semua penjadwalan yang kami lakukan pada tahun ini menggunakan sistem yang diadopsi dari kompetisi besar seperti Premier League, J.League, dan kompetisi besar lainnya," kata Ferry.
"Jadi kita udah perkenalkan dari tiga bulan yang lalu, mereka kemudian memasukkan misalnya katakanlah klub minta supaya pertandingan home di ulang tahun mereka. Itu semua terakomodir. Semua terakomodir dengan agenda atau kalender-kalender yang sudah kita tetapkan," tambah dia.
Ferry menekankan tentunya tidak semuanya diatur oleh klub. Ada beberapa permintaan, namun jika tidak bisa diakomodir maka I.League akan menentukan.





Komentar (0)