Ngadu ke Dedi Mulyadi, Atlet Renang Jabar Curhat Bonus Rp30 Juta Belum Cair, Sempat Singgung Soal Dugaan Korupsi

grid.id
6 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Seorang Atlet Renang Jawa Barat mengadu kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi perihal bonus Rp30 juta yang belum kunjung cair. Mendengar aduan tersebut, Dedi Mulyadi sempat kaget.

Adapun aduan itu diungkapkan oleh sang atlet di sebuah acara kuliah umum interaktif di Jatinangor, Jawa Barat, Senin (10/8/2026). Di panggung terbuka itu, pria yang telah lolos membela Jawa Barat di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) ini melayangkan pertanyaan menohok yang langsung membuat suasana menjadi riuh.

Ya, atlet renang Jabar itu menyampaikan bahwa bonus Rp30 juta yang dijanjikan belum kunjung turun. Bahkan, ia menyebut adanya informasi mengenai dugaan penyalahgunaan dana bonus di tingkat daerah.

"Mau nanya itu, Pak, bonus atlet yang POPNAS sama POPDA kemarin, semuanya belum cair, yang dikorupsi sama Bekasi," ujar atlet tersebut dilansir TribunStyle.com.

Mendengar ucapan atlet renang Jabar soal dugaan korupsi itu, Dedi Mulyadi langsung kaget. Ia pun menanyakan soal bonus yang dimaksud oleh atlet tersebut.

"Yang mana? yang mana? saya kan enggak tau semua urusan," tanya Dedi.

"Yang ini pak, dari bapak," kata sang atlet.

"Emang dijanjiin bonus?" tanya Dedi lagi.

Dedi pun sempat kebingungan dengan masalah bonus itu. Namun, atlet itu meyakinkan Dedi bahwa ada janji bonus yang diberikan kepadanya.

"Iya pak. Kemarin tanda tangan di Dispora Jabar," imbuh atlet.

 

"Kan saya enggak ngejanjiin bonus kan?" tanya Dedi menegaskan.

"Rp30 juta (bapak tanda tangan)," timpal sang atlet.

Gubernur Jawa Barat itu lantas memastikan terkait bonus sang atlet.

"Oh kamu sudah tanda tangan, duitnya belum turun?" tanya Dedi guna meyakinkan.

"Udah. (Tekennya) Maret tahun sekarang," ungkap atlet renang Jabar tersebut.

"Dicek, kalau memang itu, besok turun, Asep urusin ke Kadispora," kata Dedi membakar harapan.

Dedi kemudian menghubungi Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja melalui telepon. Namun sayang, panggilan tersebut tidak mendapat jawaban.

Dedi kemudian mengatakan persoalan bonus tersebut telah diproses dan meminta atlet bersabar. Ia juga memastikan bahwa bonus itu akan turun di Minggu ini. Tak lupa, Dedi meminta agar atlet tersebut bersabar.

"Tuh ya, saksi. Aku sudah telepon tapi belum diangkat. Salah bukan di gubernur, loh. Sudah diproses, minggu ini turun," ujar Dedi dilansir TribunWow.com.

Sementara itu, pernyataan mengenai dugaan korupsi dalam kasus ini masih merupakan klaim yang disampaikan atlet dan belum dapat dianggap sebagai fakta hukum. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jadi Saksi di Laporan Rizky Billar, Asila Maisa Tegaskan Isu yang Beredar Adalah Fitnah
• 15 jam lalu
0
thumb
Terungkap! Jaksa KPK Sebut Surat Keputusan Yaqut soal Kuota Haji Tambahan Dibuat Tanggal Mundur
• 17 jam lalu
0
thumb
Respons Eks Menag Yaqut usai Didakwa Terima Rp4,8 M: Saya Tak Terima 1 Rupiah Pun
• 18 jam lalu
0
thumb
Ekspansi ke Semarang, Xpeng Hadirkan Layanan 3S
• 15 jam lalu
0
thumb
Pabrik Bingkai di Duren Sawit Jaktim Terbakar, 22 Unit Damkar Dikerahkan
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.