VIVA – Sosok Nilam Sukma Pawening mungkin masih melekat di ingatan masyarakat yang menyaksikan upacara peringatan HUT ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2016. Kala itu, nama Nilam menjadi perhatian setelah dipercaya menjalankan tugas penting sebagai pembawa baki bendera Merah Putih dalam upacara di Istana Merdeka, Jakarta.
Saat itu, Nilam merupakan perwakilan Provinsi DKI Jakarta dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional. Ia berasal dari SMA Negeri 67 Jakarta yang berada di kawasan Halim Perdana Kusuma.
Nilam tergabung dalam Tim Arjuna, yakni kelompok yang bertugas dalam prosesi penaikan bendera. Dalam pelaksanaan upacara tersebut, ia mendapat kepercayaan membawa baki dan menerima duplikat Sang Saka Merah Putih dari Presiden Joko Widodo sebelum bendera diserahkan kepada anggota pengibar.
Penampilannya kala itu turut mencuri perhatian karena Nilam mampu menjalankan tugas dengan tenang. Senyum yang tetap terlihat ketika membawa baki menjadi salah satu momen yang membuat sosoknya mudah dikenali publik.
Perjalanan Nilam menjadi pembawa baki juga tidak berlangsung secara instan. Ia menjalani rangkaian seleksi dan latihan sebelum akhirnya dipercaya menempati posisi tersebut. Keteguhan dan ketenangannya selama bertugas kemudian membuat namanya ramai diperbincangkan.
Nilam Sukma Pawening lahir pada 19 Oktober 2000. Ia merupakan putri dari pasangan Istohari dan Suwarti. Latar belakang keluarganya juga memiliki kaitan erat dengan dunia militer. Sang ayah diketahui merupakan prajurit TNI Angkatan Udara dengan pangkat Pembantu Letnan Satu (Peltu) Istohari.
Lingkungan keluarga tersebut turut membentuk Nilam menjadi pribadi yang terbiasa dengan kedisiplinan sejak kecil. Bahkan, sebelum menjadi Paskibraka, ia telah akrab dengan kehidupan di lingkungan militer karena sang ayah bertugas di kawasan Halim Perdana Kusuma.
Dari Paskibraka 2016 hingga Menjadi Perwira TNI AD
Enam tahun setelah menjadi pembawa baki di Istana Merdeka, perjalanan Nilam kembali menjadi sorotan. Setelah menyelesaikan pendidikan SMA, ia melanjutkan pendidikan di Akademi Militer (Akmil).
Nilam berhasil lolos seleksi Akmil pada 2018 dan menjalani pendidikan selama kurang lebih empat tahun. Pada 2022, ia menyelesaikan pendidikan tersebut dan resmi dilantik sebagai perwira TNI Angkatan Darat dengan pangkat Letnan Dua (Letda).






Komentar (0)