Tashkent (ANTARA) - Olimpiade Informatika Internasional ke-38 (IOI 2026) dibuka pada hari Senin di ibu kota Uzbekistan, Tashkent, menurut Kementerian Teknologi Digital Uzbekistan.
Dalam rilis persnya, Kementerian tersebut menyatakan bahwa ajang IOI ini diselenggarakan di Uzbekistan untuk kali pertama.
Dalam pidatonya pada upacara pembukaan, Menteri Teknologi Digital Uzbekistan Sherzod Shermatov mengatakan bahwa Uzbekistan menaruh perhatian besar pada upaya untuk menjadikan negara itu sebagai pusat teknologi informasi (TI) regional.
Dia menekankan nilai simbolis dari penyelenggaraan olimpiade ini di tanah kelahiran cendekiawan besar Muhammad al-Khwarizmi, yang namanya menjadi asal mula istilah "algoritma".
Pada acara tersebut, Presiden IOI Sun Teck Tan menyatakan bahwa misi dari olimpiade ini adalah mendukung generasi muda yang berbakat serta menciptakan wadah internasional untuk bertukar pengalaman.
Dia menekankan bahwa masa depan kemajuan teknologi ditentukan terutama oleh kreativitas, integritas, dan ketekunan dari para profesional muda yang mampu menyelesaikan berbagai tugas kompleks.
Sebagai bagian dari penyelenggaraan IOI tahun ini, para pemrogram muda dari seluruh dunia akan mendemonstrasikan pengetahuan serta keterampilan mereka dalam pemrograman dan perancangan algoritma, yang akan membantu mempererat hubungan di dalam komunitas TI internasional, imbuh pihak kementerian.
Dalam rilis persnya, Kementerian tersebut menyatakan bahwa ajang IOI ini diselenggarakan di Uzbekistan untuk kali pertama.
Dalam pidatonya pada upacara pembukaan, Menteri Teknologi Digital Uzbekistan Sherzod Shermatov mengatakan bahwa Uzbekistan menaruh perhatian besar pada upaya untuk menjadikan negara itu sebagai pusat teknologi informasi (TI) regional.
Dia menekankan nilai simbolis dari penyelenggaraan olimpiade ini di tanah kelahiran cendekiawan besar Muhammad al-Khwarizmi, yang namanya menjadi asal mula istilah "algoritma".
Pada acara tersebut, Presiden IOI Sun Teck Tan menyatakan bahwa misi dari olimpiade ini adalah mendukung generasi muda yang berbakat serta menciptakan wadah internasional untuk bertukar pengalaman.
Dia menekankan bahwa masa depan kemajuan teknologi ditentukan terutama oleh kreativitas, integritas, dan ketekunan dari para profesional muda yang mampu menyelesaikan berbagai tugas kompleks.
Sebagai bagian dari penyelenggaraan IOI tahun ini, para pemrogram muda dari seluruh dunia akan mendemonstrasikan pengetahuan serta keterampilan mereka dalam pemrograman dan perancangan algoritma, yang akan membantu mempererat hubungan di dalam komunitas TI internasional, imbuh pihak kementerian.






Komentar (0)