“Sekarang kendaraan semakin canggih dan kebutuhan konsumennya pun ikut berkembang. Dari percakapan kami dengan pengunjung GIIAS, kaca film tidak lagi dilihat hanya dari seberapa gelap tampilannya. Konsumen mulai lebih memperhatikan kenyamanan kabin, visibilitas, perlindungan terhadap panas, hingga kesesuaiannya dengan teknologi yang ada di kendaraan,” ujar Vice President Director PT Lintec Jakarta, Fajar Solihin, melalui keterangan resminya. Kendaraan Listrik Bikin Pengelolaan Panas Kabin Makin Penting Perkembangan kendaraan listrik turut mendorong perhatian terhadap kenyamanan temperatur di dalam kabin. Pada kendaraan listrik, sistem pendingin kabin menggunakan energi yang berasal dari baterai kendaraan.
Karena itu, pengelolaan panas yang masuk ke kabin menjadi salah satu aspek yang diperhatikan pengguna kendaraan listrik. Kaca film dapat menjadi salah satu komponen yang dipertimbangkan untuk membantu mengurangi paparan panas dari luar kendaraan.
Baca Juga: Ekspansi ke Semarang, Xpeng Hadirkan Layanan 3S
Selain itu, kendaraan modern semakin dilengkapi berbagai perangkat yang terkoneksi, seperti GPS, komunikasi seluler, dan sistem elektronik lainnya. Kondisi tersebut membuat pemilihan kaca film perlu mempertimbangkan karakteristik teknologi kendaraan.
“Mobil hari ini bukan hanya alat transportasi, tetapi sudah menjadi perangkat yang semakin terkoneksi. Karena itu, kaca film juga perlu mengikuti perkembangan tersebut. Bukan hanya memberikan kenyamanan dari panas, tetapi produk yang dipilih juga perlu sesuai dengan kebutuhan teknologi kendaraan masa kini,” tambah Fajar. Konsumen Mulai Perhatikan Visibilitas Kaca Film Selama GIIAS 2026, Wincos juga mencatat konsumen semakin aktif menanyakan sejumlah aspek produk kaca film. Pertanyaan yang muncul antara lain berkaitan dengan spesifikasi, tingkat kegelapan, visibilitas pada malam hari, serta penggunaan produk untuk kaca depan dan kaca samping.
Pemilihan tingkat kegelapan menjadi salah satu faktor yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Wincos juga mengingatkan bahwa kualitas pemasangan turut memengaruhi hasil akhir penggunaan kaca film.
Baca Juga: Bukan Buat Kaum Mendang-Mending, Nih Dia Mobil Termahal di Indonesia
Kaca film disarankan dipasang oleh pemasang yang berpengalaman. Tingkat kegelapan juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan tetap mempertimbangkan visibilitas pengemudi, terutama saat berkendara pada malam hari. Wincos Hadirkan Tiga Produk di GIIAS 2026 Pada GIIAS 2026, Wincos memperkenalkan tiga produk kaca film, yaitu Thermal Shield, Premium Shield, dan Wincos Shield.
Wincos Thermal Shield menjadi varian dengan kemampuan penolakan inframerah atau infrared rejection (IR) hingga 99,8 persen. Produk tersebut juga memiliki kemampuan menolak sinar ultraviolet (UV) hingga 99 persen.
Sementara itu, Wincos Premium Shield ditujukan bagi konsumen yang mencari keseimbangan antara harga dan kemampuan menolak panas. Varian tersebut memiliki IR rejection hingga 97 persen dan UV rejection 99 persen.
Adapun Wincos Shield diposisikan sebagai varian yang lebih terjangkau. Produk ini memiliki kemampuan menolak inframerah hingga 81 persen dengan UV rejection mencapai 99 persen.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)






Komentar (0)