KOMPAS.TV – Delapan warga Kotamobagu, Sulawesi Utara, yang menjadi korban kecelakaan dalam ajang balap drag race dimakamkan. Sementara itu, sejumlah korban lainnya masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit, termasuk sebagian korban yang dirujuk ke Rumah Sakit Prof Kandow Manado.
Proses pemakaman dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kota Kotamobagu bersama jajaran Forkopimda. Beberapa panitia kegiatan drag race turut hadir untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan dukungan kepada keluarga korban.
Kecelakaan terjadi pada Minggu, 9 Agustus, setelah sebuah mobil pebalap kehilangan kendali dan menabrak kerumunan penonton. Insiden tersebut menyebabkan delapan orang meninggal dunia.
Polisi kini menyelidiki insiden maut dalam ajang drag race dan drag bike tersebut. Sebanyak lima orang telah diperiksa, termasuk pihak panitia penyelenggara dan pengemudi mobil balap yang terlibat dalam kecelakaan. Polisi menyebut pengemudi mobil balap yang menewaskan penonton berpotensi menjadi tersangka.
Kapolda Sulawesi Utara Irjen Roycke Langie mengatakan penyelidikan dilakukan secara menyeluruh, termasuk untuk mengusut penyebab kecelakaan dan izin penyelenggaraan acara.
Mengapa insiden ini terjadi dan siapa yang harus bertanggung jawab? Simak pembahasannya bersama pegiat otomotif Fitra Eri.
#kotamobagu #dragrace #kecelakaan #sulawesiutara #balapmobil #fitraeri
Baca Juga: Nasib Nahas! Delapan Penonton “Drag Race” Kotamobagu Tewas, Jenazah Dimakamkan | KOMPAS PETANG
Penulis : Fauzan-Alhazmi
Sumber : Kompas TV
- kotamobagu
- dragrace
- kecelakaan
- sulawesiutara
- balapmobil
- fitraeri






Komentar (0)