Gus Rozin Akan Kembalikan Marwah NU dan Perkuat hingga Pelosok

okezone.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) dijadwalkan akan berlangsung pada 27-30 Agustus 2026 di Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Forum tertinggi organisasi tersebut akan memilih Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmat 2026-2031.

Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) dari Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT) berharap kepemimpinan PBNU mendatang mampu mengembalikan marwah jam'iyyah sekaligus memperkuat kehadiran organisasi hingga pelosok Indonesia.

Harapan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan calon Ketua Umum PBNU Kiai Abdul Ghaffar Rozin alias Gus Rozin.

Baca Juga :
Menuju Muktamar NU, Gus Rozin Gaungkan Penguatan Pesantren dan Ukhuwah Nahdliyah

“Kalau Gus Rozin mendapat amanah, kami berharap PBNU memberikan perhatian nyata kepada PCNU di NTT. Jangan sampai cabang-cabang di daerah merasa jauh dari PBNU,” ujar Ketua PCNU Lembata, Mukhtar Sarabity, Selasa (11/8/2026).

Menanggapi hal tersebut, Gus Rozin mengatakan, ukuran keberhasilan organisasi bukan semata-mata seberapa kuat struktur PBNU, tetapi seberapa besar manfaat yang dirasakan jamaah dan masyarakat.

“NU yang bermanfaat adalah NU yang kehadirannya dapat dirasakan oleh jamaah, dari pusat hingga pelosok negeri,” tegasnya.

Baca Juga :
Jelang Muktamar, Ketua Umum PBNU Diminta Penuhi 9 Kriteria Ini

Menurutnya, NU memiliki karakter yang berbeda dengan organisasi yang membangun struktur terlebih dahulu kemudian mencari anggota. “Di NU jamaahnya dulu ada, lalu jam'iyyahnya terbangun,” ujarnya.

Karena itu, menurutnya, pembangunan organisasi harus dimulai dari kekuatan jamaah. PBNU harus memastikan ranting, MWCNU, PCNU, dan PWNU memiliki kapasitas untuk menjalankan khidmah.

Kemandirian organisasi juga harus dibangun melalui penguatan ekonomi jamaah, pengelolaan aset, kaderisasi, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Baca Juga :
Gus Rozin Minta Pondok Pesantren Lebih Melek Digital

Dalam konteks tersebut, daerah seperti Bali dan NTT justru harus mendapatkan ruang lebih besar dalam agenda pemerataan penguatan organisasi.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Prabowo Pantau Ketat BBM B50, Cek Segini Harganya di SPBU Pertamina
• 13 jam lalu
0
thumb
Polisi Periksa EO dan MC Acara Tantangan Hafal Surah Alquran Berhadiah Miras
• 11 jam lalu
0
thumb
Cek Kesehatan di Amerika, SBY Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR-HUT RI di Istana
• 13 jam lalu
0
thumb
Polisi Temukan 117 Butir Peluru Berbagai Kaliber Saat Olah TKP di Sekolah Jaksel
• 10 jam lalu
0
thumb
5 Berita Terpopuler: Bayang-bayang Menyeramkan Tetap Mengikuti PPPK, Lowongan CPNS Belum Pasti, Pemprov Angkat Tangan
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.