Grid.ID - Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) siap mengamankan perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia (RI). Paspampres disebut akan menurunkan 1.147 personel hingga alat utama sistem persenjataan (alutsista) canggih.
Jelang pengamanan itu, Pasukan Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) VVIP di Lapangan Hitam Mako Paspampres melakukan apel gelar kesiapan. Apel gelar kesiapan itu dipimpin oleh Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha.
Bukan tanpa alasan, apel itu digelar untuk memastikan kesiapan ribuan personel serta alutsista yang akan dikerahkan. Menurut Mayjen Edwin, pengamanan VVIP harus dilakukan secara preventif dan proaktif dengan mengantisipasi setiap potensi ancaman sejak dini.
“Bagi Paspampres, keberhasilan bukan hanya ketika kita berhasil melumpuhkan ancaman, tetapi ketika ancaman itu sama sekali tidak pernah memiliki kesempatan untuk muncul."
"Itulah hakikat tugas pengamanan VVIP yang sesungguhnya,” kata Edwin dalam keterangannya dilansir Kompas.com.
Ia menyebut keberhasilan Paspampres sering tidak terlihat karena kerap bekerja dalam senyap. Meski begitu, Paspampres harus tetap waspada, teliti, cepat, disiplin dan memiliki koordinasi yang solid.
"Namun justru di situlah profesionalisme Paspampres diuji."
"Kita bekerja dalam senyap, penuh kewaspadaan, dengan ketelitian, kecepatan, disiplin, dan koordinasi yang solid,” sambungnya.
Jajaran Paspampres juga diminta meningkatkan kewaspadaan, dan melaksanakan tugas secara profesional, disiplin, tegas, santun, serta humanis. Edwin menekankan seluruh personel harus memahami bahwa pengamanan rangkaian HUT ke-81 RI merupakan tugas sekaligus amanah mulia untuk menjaga martabat institusi, menjamin keselamatan VVIP, serta mengawal kehormatan bangsa dan negara.
“Jadikan setiap langkah pengabdian sebagai kehormatan kita untuk menjaga keselamatan VVIP, menjaga, dan mengawal kehormatan dan martabat Negara Kesatuan Republik Indonesia.”
Rencana Pengawalan
Ribuan personel Paspampres yang diterjunkan akan mengawal sejumlah kegiatan HUT ke-81 RI.
1. 14 Agustus: 151 personel mengawal Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS)
2. 15 Agustus: 277 personel mengamankan Sidang DPR/MPR
3. 17 Agustus: 294 personel akan diturunkan untuk Upacara Penaikan dan Penurunan Sang Merah Putih. Kemudian untuk acara Pesta Rakyat dikerahkan 205 personel, Tim Paskibraka 70 personel, serta Tim Pasukan Upacara 150 personel.
Kesiapan Satgaspam VVIP tersebut juga didukung oleh berbagai alutsista di antaranya senapan Caracal dan senapan Dasan, SS1 V3 Croom, MP 7, berbagai macam pistol (G2 Combat, HK, Glock 17, Glock 19, Glock 43X, dan Sig Sauer), dan senjata Sniper SPR 3 Pindad serta Sniper AW.
Turut disiapkan satu kendaraan anti-drone Koopsudnas dan satu kendaraan Maung Artileri Pertahanan Udara. Sementara itu, kendaraan taktis yang turut disiagakan di antaranya yaitu: kendaraan CBRNE atau Chemical, Biological, Radiological, Nuclear, and Explosive, kendaraan jammer, kendaraan kawal G500, kendaraan security G500, kendaraan P2 Komando, kendaraan Maung, serta motor kawal Goldwing.
Istana Prioritaskan Warga yang Belum Pernah Ikut Upacara HUT RI
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengatakan, panitia memprioritaskan masyarakat yang belum pernah ikut sama sekali untuk mendapatkan undangan Upacara Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta.
"Berdasarkan analisa data, kami juga menyampaikan bahwa untuk tahun ini kita akan membagi porsi untuk memprioritaskan kepada yang belum pernah sama sekali," kata Prasetyo di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026) dilansir Tribunnews.com.
"Bukan tidak boleh, tetapi kita akan mencoba membagi porsi dengan berusaha memprioritaskan bagi saudara-saudara kita, masyarakat kita yang belum pernah sama sekali (hadir di Istana)," ujar Prasetyo.
"Nanti tentu akan kita bagi menjadi dua sesi, yaitu upacara pagi dan upacara penurunan bendera, untuk menambah atau mengakomodir jumlah supaya jauh lebih banyak masyarakat dapat ikut hadir di Istana," imbuh Prasetyo. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)