REPUBLIKA.CO.ID, SERANG — Yayasan Gerakan Indonesia Berbagi Kebaikan (IBK) secara resmi menjalin kerjasama strategis dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dan memberdayakan ekonomi masyarakat.
Sinergi ini ditandai dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung pada Senin (10/8/2026) di Kantor BBPVP Serang.
Baca Juga
Pengacara: Gus Yaqut Ingin Kuota Tambahan 2023 Diberikan Semua ke Haji Regulier, Tapi DPR Melarang
Garis Demarkasi Sepak Bola dan Partai Politik
Rapat dengan Bahlil, Purbaya Janji Pembatasan Pembelian Pertalite Dilakukan Bertahap
Dalam keterangan tertulis pada Selasa(11/8/2026), MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Fatchul Hidayat selaku Ketua Umum IBK, dan Ady Nugroho, M.Sc., Ak. selaku Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Serang. Penandatanganan ini turut disaksikan oleh CEO BWA, M. Ichsan Salam, serta Ketua BWA-IBK Area Banten, Nana Sujana.
Kolaborasi ini difokuskan pada penyelenggaraan pelatihan vokasi, pengembangan kompetensi, sertifikasi, penempatan kerja, dan pemberdayaan wirausaha, guna mendukung keberhasilan Program IBK Akademi.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Program IBK Akademi disebut merupakan inisiatif Yayasan IBK yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat, mengurangi angka pengangguran, serta mendorong pemberdayaan ekonomi dan kualitas SDM.
Melalui kemitraan dengan BBPVP Serang, berbagai program pelatihan akan dilaksanakan, mencakup peningkatan pengetahuan, keterampilan, sikap kerja, soft skill, kewirausahaan, digital marketing, filantropi, manajemen, serta kompetensi strategis lainnya yang disepakati kedua belah pihak. Langkah ini diharapkan mampu mencetak generasi yang kompeten, mandiri, dan berdaya saing global.
Komentar (0)