Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno mengatakan operasi modifikasi cuaca untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo belum bisa berjalan karena tidak adanya awan.
"Iya problemnya di Bromo, OMC ini sementara nggak bisa jalan karena memang tidak ada awan," ucap Pratikno kepada wartawan, Selasa, 11 Agustus 2026.
Berdasarkan ramalan cuaca, Pratikno mengatakan awan baru akan muncul beberapa hari ke depan.
"Kita perkirakan kalau sesuai dengan ramalan itu 4 hari lagi ada awan untuk bisa OMC," tutur dia.
Sampai dengan saat ini, Pratikno mengatakan masih ada dua titik api di kawasan Gunung Bromo. Pemerintah pun tetap mempertahankan bantuan dari BNPB dan mencegah titik api kembali meluas.
"Jadi memang ada 36 titik kebakaran ya, paling puncaknya yang lalu. Ini tadi masih ada dua titik, titik apa, titik kebakaran, titik api. Ada dua titik api, makanya kita tetap pertahankan untuk bantuan dari BNPB untuk water bombing ya," ucap Pratikno.
Selain Bromo, Pratikno mengatakan pemerintah juga fokus menangani karhutla di beberapa wilayah lain. Pemerintah pun mengimbau Polri, TNI hingga Pemda untuk memperkuat kekuatannya untuk menangani karhutla tersebut.
"Kita harapkan supaya masing-masing daerah memperkuat kapasitas karena kan kita di pemerintah nasional tugasnya juga mengawal di banyak daerah yang lain gitu. Jadi OMC kita jalankan sejauh ada awan yang memadai," jelas Pratikno.






Komentar (0)