Wagub Surya: Majukan Pendidikan Nias Barat Butuh Kolaborasi Semua Pihak

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Nias Barat membutuhkan kolaborasi dan komitmen seluruh pihak. Menurutnya, kebersamaan menjadi kunci untuk mempercepat kemajuan pendidikan di wilayah Kepulauan Nias yang masih menghadapi berbagai keterbatasan.

Pesan tersebut disampaikan Surya saat mengunjungi SMAN 1 Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, Selasa 11 Agustus 2026. Di hadapan kepala sekolah, guru, dan siswa, Surya mengajak pemerintah daerah, kepala sekolah, tenaga pendidik, serta seluruh pemangku kepentingan bersama-sama mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata.

Baca Juga :
Ekonom Tegaskan Pidato Presiden Bukan Faktor Tunggal Penurunan IHSG, Begini Penjelasannya
Bertentangan dengan RI, Ekonom Sebut Kritik The Economist Dilandasi Teori Pasar Bebas

Menurut Surya, pembangunan kualitas pendidikan di daerah yang masih dikategorikan sebagai daerah tertinggal membutuhkan dukungan menyeluruh. Karena itu, pembenahan pendidikan tidak dapat hanya dibebankan kepada satu pihak, tetapi harus dilakukan secara bersama-sama.

"Keinginan-keinginan ini harus kita kolaborasikan secara bersama, sehingga apa yang menjadi keinginan kita bersama bisa diwujudkan," ujar Surya.

Surya juga berpesan kepada para guru agar menjalankan tugas mendidik dengan tulus dan ikhlas serta menjadi teladan bagi para siswa. Menurutnya, guru tidak hanya bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga berperan sebagai orang tua dan pendidik yang membentuk karakter anak.

“Didiklah anak kita ini dengan tulus dan ikhlas, menjadi teladan bagi anak-anak kita. Kita itu bersikap, bertindak sebagai orang tua, sebagai pendidik," jelasnya.

Ia juga menekankan perbedaan antara menjalankan profesi sebagai guru dan menjadi seorang pendidik. Seorang pendidik, katanya, harus memahami bahwa setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda sehingga proses pembelajaran tidak dapat dilakukan dengan menyamaratakan kemampuan seluruh siswa.

"Misal dari 32 anak yang kita berikan ilmu, belum tentu 32 ini sama kemampuannya. Pendidik tidak bisa memukul rata semua kemampuan anak sama,” kata Surya.

Lebih lanjut, Surya mengatakan ilmu merupakan harta yang paling mulia karena tidak akan pernah berkurang meski diberikan kepada orang lain. Karena itu, ia mengajak seluruh guru, baik berstatus PNS, PPPK, paruh waktu maupun guru tidak tetap, untuk senantiasa ikhlas menjalankan tugas mulia sebagai pendidik.

Menurut Surya, pengabdian seorang guru tidak semestinya hanya diukur dari materi yang diterima. Ketulusan dalam mendidik dan memberikan ilmu kepada generasi muda merupakan bagian penting dalam membangun masa depan daerah.

Baca Juga :
Pengamat Sebut Pelemahan Rupiah Bukan Satu-satunya Indikator Ekonomi Indonesia
Pelemahan Mata Uang terhadap Dolar AS Hampir di Semua Negara, Ekonomi Ungkap Penyebabnya
Tak Berdampak ke Daya Beli, Pelemahan Rupiah Dinilai Bukan Karena Faktor Internal

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Oknum TNI AL yang Konsumsi-Edarkan Sabu Ngaku Hidupnya Hancur Tak Terkendali
• 2 jam lalu
0
thumb
KH Anwar Zahid Selamat dalam Kecelakaan di Bojonegoro, Lanjutkan Perjalanan
• 9 jam lalu
0
thumb
Rupiah Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Mayoritas Mata Uang Asia Menguat
• 13 jam lalu
0
thumb
SNLIK 2026: 62,51 Persen Masyarakat Sadar Simpanan di Bank Dijamin LPS
• 21 jam lalu
0
thumb
Kronologi Jessica Mila Dikritik Gegara Langgar Larangan Berlayar di Pulau Padar Saat Liburan, Berujung Klarifikasi
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.