KOMPAS.com - Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Profesional terus memperkuat pendidikan dan profesi advokat sejak dideklarasikan pada Kamis (5/3/2026).
Terbaru, organisasi advokat tersebut meraih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Kemajuan Pendidikan dan Profesi Advokat dalam ajang Detiktimur Awards 2026.
Penghargaan itu diterima Wakil Ketua Umum Peradi Profesional Bambang Herry yang mewakili Ketua Umum Harris Arthur Hedar pada Jumat (7/8/2026).
Capaian tersebut diberikan atas upaya Peradi Profesional menjalin kerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis), Universitas Indonesia (UI), serta 111 perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) untuk meningkatkan mutu pendidikan profesi advokat.
Baca juga: Peradi Profesional Komitmen Bangun Etika dan Integritas Advokat
Menurut Bambang, penghargaan itu menjadi bentuk kepercayaan terhadap berbagai program yang dijalankan Peradi Profesional.
Meski baru berjalan sekitar enam bulan, ia menilai sejumlah program organisasi tersebut mulai dirasakan masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan profesi advokat.
"Terima kasih kepada dunia pendidikan, universitas, dan kampus yang telah bekerja sama dengan Peradi Profesional. Kerja sama ini akan terus terjalin dengan baik demi kemajuan dunia pendidikan profesi advokat," ujar Bambang dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (11/8/2026).
Ia mengatakan, Peradi Profesional akan terus mengawal penerapan prinsip tata kelola yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, serta penyelesaian persoalan hukum secara preventif melalui penguatan akademik, praktik advokasi, dan keterlibatan dalam berbagai forum hukum.
Baca juga: Perpres Ojol dan Kepastian Hukum yang Tertunda
"Inilah wadah organisasi kami bersama rekan-rekan untuk membangun sebuah organisasi advokat yang diberi nama Peradi Profesional," ucap Bambang.
Ketua Umum Peradi Profesional Harris Arthur Hedar juga menyambut positif penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan itu menjadi bentuk kepercayaan yang mendorong Peradi Profesional untuk terus meningkatkan mutu pendidikan profesi advokat.
"Sebagai advokat senior, saya terus konsisten mendorong terciptanya kepastian hukum yang menjadi fondasi penting bagi iklim investasi dan pembangunan," ungkap Harris.
Sebelumnya, Peradi Profesional juga meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai organisasi advokat pertama yang melakukan penandatanganan kerja sama dengan perguruan tinggi terbanyak untuk penyelenggaraan pendidikan advokat.
Penghargaan tersebut menjadi bagian dari upaya Peradi Profesional memperluas kolaborasi dengan dunia pendidikan untuk mencetak advokat yang profesional, berintegritas, dan beretika.
Baca juga: Advokat MInta RUU Perampasan Aset Mengatur Standar Pembuktian yang Jelas
Perkuat mutu advokatSelain memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi, Peradi Profesional mendorong peningkatan kualitas, etika, dan integritas profesi advokat.
Sejak berdiri, Peradi Profesional telah bekerja sama dengan 111 perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) serta sejumlah rektor dan dekan di bawah Kemenag untuk memperluas akses pendidikan profesi advokat dan memperkuat mutu pendidikan hukum.





Komentar (0)