BNBR Kena Notasi Khusus G, OJK Buka Suara

cnbcindonesia.com
8 jam lalu
Cover Berita
Foto: Reuters

Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara terkait emiten Bakrie Group, PT. Bakrie & Brother Tbk. (BNBR) yang mendapatkan notasi G yang menunjukkan bahwa emiten tersebut pernah mendapatkan sanksi administratif akibat pelanggaran peraturan di bidang pasar modal dengan kategori pelanggaran sedang.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Merangkap Anggota Dewan Komisioner Hasan Fawzi mengatakan, meskipun dirinya belum mengetahui lebih rinci terkait hal tersebut, namun penyematan notasi khusus tersebut pengting sebagai informasi bagi investor maupun pemegang sahamnya.


Baca: Harga Naik Ugal-ugalan, BEI Gembok Perdagangan Saham TRUK

Hasan menjelaskan, para regulator memberikan sejumlah notasi khusus kepada emiten tertentu sebagai bentuk perlindungan bagi investor agar terhindar dari emiten bermasalah. Bagi emiten itu sendiri, notasi ini berfungsi sebagai peringatan transparan terkait kinerja atau status perusahaan seperti sanksi regulator atau masalah hukum sehingga mendorong mereka untuk segera memperbaiki tata kelola dan kepatuhan

"Nanti deh saya cek ya. Tapi intinya notasi khusus ini memang sudah kita apa namanya sudah kita terapkan sejak awal. Dan semua notasi itu tidak berarti adanya pelanggaran tertentu ya," ujarnya saat ditemui di gedung BEI Jakarta, Senin (10/8/2026).

Hasan menjabarkan, sebagian notasi justru untuk memberikan tambahan informasi bagi investor dengan peringatan bagi investor yang ingin membeli emiten tersebut.

"Supaya investor yang ingin melakukan aktivitas transaksi tertentu terhadap saham yang bersangkutan sepanjang memiliki notasi khusus itu sebaiknya tetap melihat dulu apa yang ada di balik notasi dimaksud," jelasnya.


(fsd/fsd)
Saksikan video di bawah ini:
Video: ETF Emas Resmi Diluncurkan, Wamenkeu Titip Tiga Pesan

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Banyak Masyarakat Mengira BI Jamin Tabungan, LPS Perkuat Literasi
• 20 jam lalu
0
thumb
Airlangga: Emas Bullion Pegadaian Kini Capai 153 Ton, Setara Rp 356 Triliun
• 10 jam lalu
0
thumb
Tim Upacara dan Paskibraka HUT ke-81 RI Mulai Latihan Bersama di Istana Merdeka
• 8 jam lalu
0
thumb
Kreasi Perajin Limbah Spons Kudus: Bikin Siluet Jokowi, Sita Perhatian saat G20
• 38 menit lalu
0
thumb
Kebakaran Bromo Meluas hingga 899 Hektare, Water Bombing Terkendala Angin Kencang
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.