ITSEC Luncurkan Cyber and AI Academy, Cetak Garda Pertahanan Digital Indonesia

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

ITSEC Cyber and AI Academy resmi diluncurkan. Akademi ini menjadi upaya mempersiapkan talenta Indonesia menghadapi kebutuhan cybersecurity dan artificial intelligence (AI) yang terus berkembang.

IT Security Cyber and AI Academy hadir sebagai langkah untuk menjawab krisis talenta di Tanah Air. Bukan hanya sekadar pusat pelatihan biasa, namun akademi ini hadir untuk menggabungkan simulasi dunia nyata dengan ekosistem teknologi mutakhir untuk mencetak garda depan pertahanan digital Indonesia.

President Director ITSEC Asia, Patrick Dannacher, menilai keamanan siber menjadi salah satu risiko penting yang dihadapi saat ini. Karena itu dibutuhkan talenta-talenta digital yang memiliki kompetensi di bidang cybersecurity dan AI.

Patrick menyebut Indonesia punya banyak sumber daya manusia berbakat di bidang digital. Melalui akademi ini, pihaknya ingin menyediakan wadah bagi talenta digital untuk mengembangkan kemampuan, menciptakan inovasi, dan membangun ekosistem digital yang lebih kuat.
 

Baca Juga :

Komdigi Kembangkan AI Factory di Indonesia


Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie menekankan kedaulatan Indonesia di era digital sangat berkaitan dengan kemampuan bangsa dalam mengelola data.

Menurutnya, setidaknya ada tiga hal penting dalam pengelolaan data yaitu bagaimana data dikumpulkan, disimpan, dan digunakan. Stella menilai pembangunan infrastruktur digital harus diikuti penguatan sumber daya manusia, karena tanpa talenta yang memahami cara mengelola data, potensi kebocoran data dan penyalahgunaan data akan semakin besar.

"Ada dua komponen yaitu apakah kita maunya infrastruktur yang tentu saja dibangun di sini, tapi juga lebih penting lagi adalah manusianya. Kalau manusianya tidak mengerti bagaimana menyimpan data, tidak mengerti bagaimana menggunakannya, tidak mengerti bagaimana mengumpulkannya, kita akan banyak tadi seperti Pak Wamen sampaikan, akan banyak kecolongan, akan banyak digunakan oleh bangsa-bangsa lain." ucap Wamendiktisaintek, Stella Christie, dikutip dari tayangan Zona Bisnis, Metro TV, Selasa, 11 Agustus 2026.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pria di Tanjung Priok Sengaja Rebahan di Rel saat Kereta Lewat, Tubuhnya Tercerai-Berai
• 15 jam lalu
0
thumb
Perkelahian saat Kondangan, Pria di Bekasi Tumbang Usai Dikepruk Batu
• 2 jam lalu
0
thumb
Pemkot Jakarta Pusat Minta Pengembang Segera Sertifikatkan Lahan Fasos Fasum yang Telah Diserahkan
• 10 jam lalu
0
thumb
Gebrakan Perdana, IJTI Pantura Raya Gelar Workshp dan Kompetisi Presenter
• 2 jam lalu
0
thumb
Kompas di Persimpangan Zaman
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.