‎Larangan Suporter Away di Super League Resmi Dicabut Mulai Musim 2026/2027, Begini Penjelasan I.League

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

‎Jakarta, tvOnenews.com - Suporter tim tamu akhirnya mendapat angin segar menjelang bergulirnya Super League 2026/2027. Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, memastikan larangan suporter away resmi dicabut setelah FIFA memberikan restu.

‎Keputusan tersebut menjadi kabar penting bagi sepak bola Indonesia setelah hampir empat tahun para pendukung tim tamu tidak diperbolehkan hadir langsung di stadion. Kebijakan itu sebelumnya diterapkan setelah tragedi Kanjuruhan pada 2022 yang membuat aspek keselamatan suporter menjadi perhatian utama.

‎Kini, situasi tersebut mulai memasuki babak baru. FIFA menilai perkembangan kondisi sepak bola Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan suporter, sudah cukup positif untuk membuka kembali akses bagi pendukung tim tamu.

‎Meski demikian, pencabutan larangan tersebut tidak berarti suporter away bisa datang ke seluruh pertandingan tanpa batasan. Ada sejumlah aturan dan catatan yang harus dipenuhi klub maupun suporter agar kebijakan tersebut dapat terus diberlakukan.

‎Ferry Paulus menjelaskan proses untuk mendapatkan izin tersebut tidak berlangsung singkat. I.League harus melalui perjalanan panjang sebelum akhirnya mengajukan kembali permohonan kepada FIFA.

‎Menurutnya, salah satu pertimbangan FIFA adalah semakin minimnya persoalan yang berkaitan dengan kehadiran suporter away di kompetisi sepak bola Indonesia. Kondisi tersebut kemudian menjadi dasar bagi I.League untuk mengajukan proposal pencabutan larangan kepada FIFA.

‎"Iya, perjalanan panjang ya. Perjalanan panjang yang udah terus kita deliver terutama tahun terakhir ini," ujar Ferry di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

‎"Bisa dibilang beberapa persoalan-persoalan kaitannya dengan suporter away ini bisa dibilang sangat minim. Nah, dengan dasar itu, kita coba propose ke FIFA. Dan FIFA juga memberikan restu dengan catatan," tambahnya.

‎Restu FIFA tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi klub dan suporter untuk menunjukkan bahwa kebijakan suporter away dapat berjalan secara aman. Karena itu, seluruh pihak diminta tidak mencoba mencari celah dari aturan yang telah ditetapkan.

‎Ferry menegaskan berbagai ketentuan yang diberikan FIFA bukan sekadar anjuran. Aturan tersebut merupakan kewajiban yang harus dipatuhi klub maupun suporter demi menjaga keberlanjutan kebijakan suporter away.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dana Tambahan Rp 18,9 Triliun untuk Daerah Cair,  Apakah Cukup untuk Biayai Pembangunan?
• 20 jam lalu
0
thumb
Febri Diansyah Sebut Ada Masalah Serius pada Redaksional Sprindik Febrie: Tidak Nyambung
• 21 jam lalu
0
thumb
Bakal Dibuka Lagi, Wali Kota Bandung Sebut Husein Sastranegara Kini Berstatus Bandar Udara Internasional
• 16 jam lalu
0
thumb
Hashim Kukuhkan 20 Ormas Baru, Siap Kawal Program Pemerintahan Prabowo
• 4 jam lalu
0
thumb
Kapolresta Yogya Keliling 14 Kecamatan, Cegah Kenakalan Remaja
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.