Eko Yuli Irawan Bersiap Ukir Sejarah, Bidik Asian Games 2026

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Lifter senior Indonesia, Eko Yuli Irawan, berpeluang kembali mencatatkan namanya dalam sejarah Asian Games. Di usia 37 tahun, Eko diproyeksikan tampil untuk keenam kalinya di pesta olahraga terbesar Asia pada Aichi-Nagoya 2026, Jepang.

Eko masuk dalam tim angkat besi Indonesia yang disiapkan menuju Asian Games 2026. Jika benar-benar tampil, perjalanan panjangnya di ajang tersebut akan genap mencapai dua dekade.

Baca Juga :
Bukan Medali, Ini Target Utama Tim Renang Indonesia di Asian Games 2026
Bukan Urusan Teknis, Ini Fokus CdM untuk Tim Renang Indonesia di Asian Games 2026

Eko pertama kali tampil di Asian Games pada Doha 2006. Kala itu, usianya baru 17 tahun dan turun di kelas 56 kilogram.

Meski masih sangat muda, Eko mampu bersaing dengan lifter-lifter terbaik Asia. Ia mengakhiri pertandingan di posisi keenam dengan total angkatan 271 kilogram, hasil dari 121 kilogram pada snatch dan 150 kilogram clean and jerk.

Empat tahun kemudian, Eko mulai menunjukkan tajinya di Asian Games Guangzhou 2010. Turun di kelas 62 kilogram, ia berhasil membawa pulang medali perunggu setelah membukukan total angkatan 311 kilogram.

Medali tersebut menjadi awal dari rangkaian prestasi Eko di Asian Games.

Pada Incheon 2014, Eko kembali meraih perunggu di kelas 62 kilogram dengan total angkatan 308 kilogram. Empat tahun berselang, puncak prestasi berhasil diraihnya ketika tampil di Asian Games Jakarta-Palembang 2018.

Berlaga di depan publik sendiri, Eko sukses merebut medali emas. Ia menjadi yang terbaik di kelas 62 kilogram dengan total angkatan 311 kilogram, hasil dari 141 kilogram snatch dan 170 kilogram clean and jerk.

Namun, catatan apik tersebut sempat terhenti di Asian Games Hangzhou 2022 yang digelar pada 2023.

Turun di kelas 67 kilogram, Eko hanya mampu mencatatkan angkatan 145 kilogram pada snatch. Ia kemudian gagal dalam tiga kesempatan clean and jerk sehingga tidak memiliki total angkatan dan gagal membawa pulang medali.

Kini, Aichi-Nagoya 2026 menjadi kesempatan Eko untuk kembali ke podium Asian Games sekaligus memburu medali keempat sepanjang kariernya di ajang tersebut.

Eko menjadi salah satu dari empat lifter putra yang diproyeksikan Indonesia menuju Asian Games 2026.

Selain Eko yang disiapkan turun di kelas 65 kilogram, ada Ricko Saputra di kelas 60 kilogram, Rahmat Erwin Abdullah pada kelas 75 kilogram, serta Rizki Juniansyah di kelas 85 kilogram.

Baca Juga :
Hasil Drawing Voli Putri Asian Games 2026: Indonesia Satu Grup dengan Tuan Rumah Jepang
Hasil Drawing Asian Games 2026: Voli Putra Indonesia Satu Grup dengan Iran, Jalan Menuju Medali Makin Berat
PB Akuatik Indonesia Kirim 14 Perenang ke Asian Games 2026, Misi Putus Puasa Medali 36 Tahun Dimulai

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Iklan BJB
• 20 jam lalu
0
thumb
Bea Cukai Bongkar Modus Baru, 8,96 Juta Batang Rokok Ilegal Dikirim Pakai Kereta
• 1 jam lalu
0
thumb
Polisi Tangkap Pemilik Gudang yang Diduga Mengoplos Minyak Goreng MinyaKita di Bengkulu
• 15 jam lalu
0
thumb
Inflasi Juli 2026 Terkendali di 2,88 Persen, Tito Karnavian Minta Daerah Waspadai Lonjakan Harga
• 17 jam lalu
0
thumb
Mensesneg Bantah Kabar Menko PMK Pratikno Mundur: Sakit Aja Enggak
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.