Menhut Ajak Pulihkan Ekosistem di Seluruh Indonesia

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Menhut meluncurkan Gerakan Pemulihan Ekosistem Serentak dalam rangka Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026.

Menhut Ajak Pulihkan Ekosistem di Seluruh Indonesia (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel  - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meluncurkan Gerakan Pemulihan Ekosistem Serentak dalam rangka Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026. Gerakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemulihan hutan dan ekosistem yang mengalami kerusakan.

Peluncuran dilakukan Menhut Raja Antoni dalam acara HKAN 2026 di Taman Wisata Alam (TWA) Muara Angke, Jakarta, Senin (10/8/2026). Dia mengatakan kondisi ekosistem yang dihadapi Indonesia membutuhkan langkah serius dan tidak bisa hanya mengandalkan pola penanganan yang sama seperti sebelumnya.

Baca Juga:
DMS Propertindo (KOTA) Siapkan Rp3 Triliun Kembangkan Urbanova Edu Hub

“Hari ini saya launching Gerakan Pemulihan Ekosistem Serentak Dalam Rangka Hari Konservasi Alam Nasional Tahun 2026,” kata Menhut, Senin.

HKAN 2026 ini mengusung tema ‘Kerja Bersama Merawat Alam’. Menhut Raja Antoni menyebut gerakan ini membuktikan bahwa restorasi ekosistem perlu dilakukan secara serius.

Baca Juga:
Karhutla Bromo Capai 742,70 Hektare, Kawasan Wisata Ditutup Sementara

“Saya kira momentum itu menjadi tepat dengan tema yang tadi ditawarkan. Sama-sama bahwa sekarang kita mulai bergerak untuk melakukan pemulihan ekosistem, gerakan pemulihan ekosistem,” ujar dia.

“Bahwa kita sekarang memang harus beranjak secara serius untuk melakukan restorasi ekosistem,” tuturnya.

Baca Juga:
Wamenhaj Tegaskan Komitmen Sapu Bersih Penyimpangan

Dia mengatakan, pemerintah menyadari adanya keterbatasan, baik dari sisi pendanaan maupun sumber daya. Karena itu, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung proses restorasi hutan.

Selain itu, Menhut juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan ekologi. Dia mengingatkan konservasi harus tetap memiliki semangat untuk mengerem kerusakan hutan yang berlebihan.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mendes Dorong TAPM Pusat Lebih Produktif Berkarya untuk Kemajuan Desa
• 22 jam lalu
0
thumb
Bea Cukai Bongkar Modus Baru, 8,96 Juta Batang Rokok Ilegal Dikirim Pakai Kereta
• 47 menit lalu
0
thumb
Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemendagri dan DPR Dorong Penguatan Verifikasi Berbasis NIK hingga Biometrik
• 23 jam lalu
0
thumb
KLH Siapkan Aturan EPR, Produsen Diminta Sisihkan Dana untuk Kelola Sampah
• 23 jam lalu
0
thumb
Menko Polkam: Kalau Tak Ada Awan, Tak Bisa Buat Hujan Buatan
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.