Menpar: Festival Golo Koe 2026 perkuat pariwisata berkelanjutan

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Kupang (ANTARA) - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan Festival Golo Koe 2026 menjadi ruang untuk mempertemukan iman, tradisi, budaya, dan kehidupan masyarakat Manggarai dalam pengembangan pariwisata Labuan Bajo yang berkelanjutan.

"Golo Koe menghadirkan jawabannya melalui sebuah perayaan yang mempertemukan iman, tradisi, dan kehidupan masyarakat Manggarai dalam ruang yang terbuka bagi siapa saja," katanya dalam keterangan yang diterima di Kupang, Selasa.

Saat membuka Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Widiyanti mengingat kembali pertanyaan yang diajukan Keuskupan Ruteng lima tahun lalu tentang bagaimana Labuan Bajo dapat terus berkembang tanpa kehilangan nilai-nilai yang menjadi akar kehidupan masyarakat.

Menurut dia, kekuatan Festival Golo Koe terletak pada kemampuannya menghadirkan Labuan Bajo secara lebih utuh kepada wisatawan, sekaligus menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama dalam memperkenalkan identitas daerah kepada dunia.

"Wisatawan hadir untuk experience Labuan Bajo secara lebih utuh, sementara masyarakat tetap menjadi pelaku utama yang menentukan bagaimana identitasnya diperkenalkan kepada dunia," katanya.

Baca juga: ASDP siapkan lahan parkir dukung festival Golo Koe di Labuan Bajo

Baca juga: Polres Manggarai Barat kerahkan 285 personel amankan Festival Golo Koe

Ia mengatakan pengakuan Festival Golo Koe sebagai salah satu event unggulan nasional berjalan seiring dengan manfaat ekonomi yang semakin luas bagi masyarakat.

Pada penyelenggaraan 2025, Festival Golo Koe menarik lebih dari 45.000 wisatawan, melibatkan 173 UMKM, 883 pekerja seni, dan 1.473 tenaga kerja, serta menghasilkan perputaran ekonomi sekitar Rp2,82 miliar.

"Inilah pariwisata berkualitas, ketika pengalaman wisatawan tumbuh bersama manfaat ekonomi dan keberlanjutan kehidupan lokal," ujarnya.

Widiyanti mengapresiasi Keuskupan Labuan Bajo, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, serta seluruh pihak yang telah membesarkan Festival Golo Koe hingga menjadi salah satu event unggulan nasional.

Ia berharap festival tersebut terus mengiringi perjalanan Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang berkembang bersama masyarakat dan tetap berpegang pada akar budaya.

Baca juga: BPOLBF buka akses pasar bagi UMKM yang terlibat di Festival Golo Koe

Baca juga: Bupati sebut Festival Golo Koe Labuan Bajo momen pariwisata inklusif


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Prabowo Kirim 3 Surpres ke DPR RI Termasuk Calon Gubernur BI
• 20 jam lalu
0
thumb
Penembakan Lagi di Thailand, Pelakunya Eks Anggota Parlemen
• 23 jam lalu
0
thumb
Kalimat yang Bisa Bikin Kamu Lebih Mudah Disukai dan Dipercaya Orang
• 23 jam lalu
0
thumb
Dakwaan Sebut Eks Menag Yaqut Rugikan Negara Rp622 Miliar dari Kasus Korupsi Kuota Haji
• 2 jam lalu
0
thumb
BNPB Perkuat Program Penanggulangan Bencana lewat Rakortek PB 2026 di Bogor
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.