REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Perkembangan kawasan hunian di Bandung Barat mulai mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi dan kebutuhan ruang usaha. Bertambahnya jumlah penghuni, fasilitas kawasan, serta konektivitas membuat permintaan terhadap ruang komersial dan perkantoran ikut berkembang.
Kondisi tersebut terlihat di kawasan Kota Baru Parahyangan yang kini dihuni sekitar 4.500 kepala keluarga. Pertumbuhan kawasan tersebut turut mendorong pengembangan ruang usaha baru, salah satunya Wangsakerta Business Loft yang menyasar kebutuhan sektor perkantoran.
Baca Juga
Beli Properti dengan Skema Bunga Fleksibel, BRI KPR Solusi Kuncinya
DPRD Jabar Soroti Pentingnya Kepastian Hukum Pertanahan bagi Industri Properti
Penjualan Properti di Jabar Hadapi Sejumlah Tantangan
Direktur Kota Baru Parahyangan Ryan Basali mengatakan pengembangan ruang usaha dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan pelaku bisnis seiring meningkatnya aktivitas di kawasan. Wangsakerta Business Loft memiliki akses sekitar 1,5 kilometer dari gerbang utama Kota Baru Parahyangan.
"Lokasinya yang hanya sekitar 1,5 kilometer dari gerbang utama kawasan, memberikan kemudahan mobilitas bagi pelaku usaha maupun pelanggan," ucap dia, Senin (10/8/2026).
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Menurut Ryan, perkembangan aktivitas ekonomi juga didukung keberadaan berbagai fasilitas yang telah beroperasi, mulai dari institusi pendidikan, Town Center, area rekreasi, hingga fasilitas publik. Konsentrasi fasilitas tersebut membentuk pasar konsumen di dalam kawasan sekaligus meningkatkan aktivitas bisnis.
Dari sisi properti, nilai kawasan Kota Baru Parahyangan disebut tumbuh lebih dari 8 persen per tahun. Pertumbuhan tersebut didukung pembangunan kawasan, penambahan fasilitas, meningkatnya jumlah penghuni, serta konektivitas yang semakin baik.
"Pertumbuhan nilai properti di Kota Baru Parahyangan yang mencapai lebih dari 8 persen per tahun menunjukkan bahwa kawasan ini terus berkembang menjadi destinasi investasi yang prospektif," kata dia.
Ryan menilai perkembangan tersebut menciptakan kebutuhan terhadap ekosistem bisnis yang lebih lengkap, termasuk ruang perkantoran dan usaha. Kehadiran ruang komersial baru diharapkan dapat mengikuti pertumbuhan aktivitas ekonomi yang terbentuk dari perkembangan kawasan.
"Seluruh faktor tersebut menciptakan ekosistem yang sehat bagi tumbuhnya aktivitas bisnis sekaligus menjaga nilai investasi properti dalam jangka panjang," kata dia.
Ia mengatakan Wangsakerta Business Loft juga diharapkan dapat mendukung kebutuhan operasional perusahaan sekaligus aktivitas bisnis di kawasan. Pengembangan ruang usaha tersebut menjadi salah satu respons terhadap meningkatnya aktivitas ekonomi seiring pertumbuhan Kota Baru Parahyangan.
"Kami optimistis Wangsakerta Business Loft akan menjadi salah satu pusat aktivitas bisnis baru di Kota Baru Parahyangan," ungkap dia.
Komentar (0)