HARIAN.FAJAR.CO.ID, BANDUNG – Persib Bandung kembali menghadapi masalah besar jelang kompetisi Super League 2026/2027. FIFA menjatuhkan sanksi larangan pendaftaran pemain baru selama tiga periode bursa transfer secara berturut-turut.
Sanksi ini mulai efektif berlaku sejak Senin, 10 Agustus 2026, yang berpotensi menghambat strategi klub dalam memperkuat skuadnya musim depan.
Menurut laman resmi FIFA, Persib Bandung masuk dalam daftar FIFA Registration Ban, sebuah sanksi yang biasanya dijatuhkan kepada klub-klub yang bermasalah dengan administrasi atau tunggakan gaji pemain.
Namun, dalam kasus Persib, penyebab pastinya belum diumumkan secara resmi oleh pihak klub maupun FIFA.
Meski demikian, Persib dikenal sebagai klub yang sehat secara finansial dan bahkan aktif membeli pemain baru pada bursa transfer kali ini, sehingga dugaan tunggakan gaji dianggap kecil.
Namun, Persib harus segera menyelesaikan masalah ini agar tidak kehilangan kesempatan mendaftarkan pemain baru dalam tiga periode transfer berturut-turut.
Riwayat Sanksi SebelumnyaSebelumnya, Persib Bandung juga pernah mengalami sanksi serupa setelah merebut gelar juara Super League 2026/2027 pada Mei 2026.
Saat itu, sanksi diberikan karena sengketa administrasi dengan mantan pemain asing, Daisuke Sato, yang berhasil diselesaikan pada Juli 2026 sehingga klub bebas dari larangan pendaftaran pemain.
“Tebebasnya kami dari sanksi sebelumnya memberikan kesempatan untuk mendaftarkan pemain baru dan bersaing di berbagai kompetisi, termasuk Super League, League Cup, AFC Champions League Two, dan ASEAN Club Championship,” beber manajemen Persib Bandung saat itu.
Aktivitas Bursa Transfer TerbaruMenjelang musim baru, Persib cukup agresif di bursa transfer dengan mendatangkan delapan pemain baru, termasuk nama terbaru Daniel Loncar, bek tengah asal Kroasia yang resmi diperkenalkan pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
Namun, dengan sanksi baru ini, nasib pendaftaran pemain baru tetap aman asalkan sudah didaftarkan sebelum tanggal 10 Agustus 2026.






Komentar (0)