tvOnenews.com - Viral di media sosial sebuah video seseorang memberikan sayembara kepada yang hafal Al-Qur'an surat Ad-Dhuha dengan hadiah satu botol miras bermerek Newport.
Lokasi yang diketahui berada di sebuah konser musik tersebut langsung disanggupi oleh pengunjung lainnya, bahkan dengan lancar membaca surat Ad-Dhuha.
Kejadian ini bermula ketika salah satu brand alkohol membuka booth di sebuah acara musik. Sesi interaktif dengan pengunjung dilakukan saat menunggu jeda pengisi acara.
Namun saat MC brand miras tengah berinteraksi dengan pengunjung, tiba-tiba saja muncul sayembara yang menantang audiens untuk setoran surat Ad-Dhuha.
Seseorang lantas berjanji akan memberikan satu botol miras Newport andai ada yang bisa melafalkan surat Ad-Dhuha di booth minuman beralkohol tersebut.
Tak di sangka, ternyata ada yang menyanggupi tantangan itu. Dari video yang beredar, tampak seseorang membaca dengan lancar surat Ad-Dhuha.
Viral di Media Sosial- dok.kolase tvOnenews.com/ @infojawabarat
Entah siapa yang pertama kali menyebarkan video ini, namun akun @hilmi firdausi mengunggah ulang dan meminta pertanggung jawaban atas kasus ini.
“Untuk brand miras Newport, kalian sudah kelewatan, membuat promosi hafal ayat Al-Qur'an ditukar sama miras. Segera klarifikasi dan minta maaf. Ini sudah masuk ranah penistaan agama!,“ kata @hilmi firdausi.
Video ini lantas memantik reaksi dari warganet. Belasan ribu komentar pun tak terelakkan. Mereka meminta klarifikasi dan permintaan maaf secepatnya.
Tidak hanya di Instagram, media sosial lainnya seperti Threads pun tak kalah heboh. Banyak warganet yang mendesak agar kasus ini dibawa ke ranah hukum.
Dengan ramainya desakan ini, salah satu pihak yang ada di booth tersebut yakni MC membuat klarifikasi di Threads. Kesaksiannya lantas menuai sorotan.
POV MC dan Permintaan Maaf- Threads/aqueer_
Pengguna Threads @aqueer_ yang mengaku bernama Ega mengatakan jika dirinyalah yang saat itu menjadi MC saat brand miras Newport buka booth di konser tersebut.
Ega mengatakan bahwa situasi yang terjadi saat itu adalah reaksi spontan. Ia lalu meminta maaf dan menjelaskan jika semuanya tak terkait dengan Newport.





Komentar (0)