BMKG: Cuaca Sulawesi Utara Cerah hingga Hujan Ringan Sampai 16 Agustus

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, MANADO, – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca Sulawesi Utara akan didominasi cerah hingga hujan ringan. Kondisi ini diperkirakan berlangsung di 15 kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Agustus 2026.

Koordinator Bidang Operasional BMKG Sam Ratulangi Manado, Karina Husna, menjelaskan bahwa fenomena Monsun Australia yang aktif dan El Nino dengan intensitas kuat menjadi faktor utama. Kedua fenomena ini berpengaruh pada penurunan pertumbuhan awan dan curah hujan di wilayah Sulawesi Utara.

Adapun wilayah yang berpotensi mengalami cuaca cerah hingga hujan ringan meliputi Kota Manado, Kota Tomohon, Kota Bitung, dan Kota Kotamobagu. Selain itu, kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, dan Minahasa Selatan.

Wilayah lainnya yang terdampak adalah Kabupaten Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, dan Bolaang Mongondow Timur. Termasuk juga Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.

Peringatan Dini Gelombang Tinggi

Di sisi lain, BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Bitung mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berlaku hingga 13 Agustus 2026. Peringatan ini perlu diwaspadai oleh masyarakat pesisir dan pelaku pelayaran.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Berdasarkan data, angin di Sulawesi Utara pada umumnya bertiup dari arah Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 25 knot. Kondisi ini memicu peningkatan tinggi gelombang di sejumlah perairan.

Tinggi gelombang antara 1,25 hingga 2,5 meter yang masuk kategori sedang berpeluang terjadi di beberapa wilayah. Area tersebut meliputi perairan Kabupaten Minahasa Utara, perairan Kepulauan Sitaro, perairan Kepulauan Sangihe, perairan Kepulauan Talaud, hingga Laut Maluku.

Meskipun prakiraan cuaca secara umum cerah hingga hujan ringan, BMKG tetap mengimbau warga untuk waspada. Masyarakat diharapkan tetap berhati-hati terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan harian.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jepang Berhasil Uji Coba Rudal Tomahawk, Apakah Provokasi PKT Justru Berbalik Merugikan?
• 1 jam lalu
0
thumb
Penjualan Mobil Juli 2026 Tembus 81 Ribu Unit, Naik 33 Persen
• 6 jam lalu
0
thumb
Seluruh Wilayah Yogyakarta Masuk Status Merah Awas Kekeringan hingga November 2026
• 4 jam lalu
0
thumb
Berapa Lama Proses Pembebasan PBB-P2? Ini Estimasi Waktu dan Cara Memantaunya
• 3 jam lalu
0
thumb
KPK Duga Kerugian Negara Akibat Korupsi Iklan BJB Capai Rp223 Miliar
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.