TNI dan Warga Gunungkidul Gotong Royong Bangun Jembatan Beton untuk Akses Pertanian

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, GUNUNGKIDUL, – Jajaran Kodim 0730/Gunungkidul bersama warga Kalurahan Tambakromo, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), bergotong royong membangun jembatan beton. Pembangunan ini bertujuan untuk mempermudah akses penghubung antardusun, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di sektor pertanian.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih bersama Dandim 0730/Gunungkidul Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan meninjau langsung lokasi pembangunan jembatan tersebut. Hingga saat ini, proses pembangunannya telah mencapai sekitar 40 persen.

"Infrastruktur jembatan ini cukup krusial mendukung perekonomian lokal karena menghubungkan lokasi pertanian dengan jalur lintas dusun," kata Endah dalam keterangan tertulis.

Dikerjakan dengan Sistem Gotong Royong

Menurut Endah, pembangunan jembatan telah berlangsung selama dua minggu dengan sistem gotong royong. Penyelesaian jembatan tersebut sangat dinantikan oleh sekitar 50 kepala keluarga yang mayoritas berprofesi sebagai petani untuk mempermudah mobilitas mereka.

"Kami sampaikan kepada Pak Lurah agar hal ini ditindaklanjuti dengan gotong royong bersama warga, terutama para petani penerima manfaat, akan dikoordinasikan untuk terlibat langsung dalam pengerjaan," ujarnya.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Bagian dari Program Bantuan Presiden

Sementara itu, Dandim 0730/Gunungkidul Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program bantuan langsung Presiden Republik Indonesia. Program ini ditujukan bagi wilayah-wilayah terisolasi.

"Dalam pelaksanaannya, Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) bertindak langsung sebagai komandan satgas, yang memerintahkan jajaran TNI untuk turun ke bawah guna menyerap aspirasi dan kebutuhan mendesak masyarakat terkait pembangunan infrastruktur yang urgen," katanya.

Ia mengapresiasi masyarakat yang meluangkan waktu untuk bergotong royong sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas dan turut meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah tersebut. Dari sisi teknis, penentuan jenis jembatan dilakukan melalui pengecekan langsung oleh tim konstruksi dari pusat. Program serupa juga dilaksanakan di beberapa titik lainnya, termasuk proyek Jembatan Garuda di Nglebak.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ke Mana Arah Pernikahan? Pelajaran Abadi dari Kisah Li Wa
• 10 jam lalu
0
thumb
Mau Bangkrutkan Teheran, Amerika Serikat Diam-diam Ternyata Bernegosiasi Setengah Hati dengan Iran
• 15 jam lalu
0
thumb
John Herdman Pastikan 2 Pemain Ini Bisa Gabung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
• 12 jam lalu
0
thumb
Pantau Kebakaran di Bromo, Menhut Ungkit Komando Penanganan Karhutla
• 8 jam lalu
0
thumb
Zulhas Akui Ada Program Pemerintah Belum Optimal, Minta Doa Ulama
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.