Penyelenggaraan upacara bendera ini wajib merujuk pada pedoman resmi Kwartir Nasional (Kwarnas). Hal tersebut bertujuan agar prosesi dapat berjalan dengan tertib, teratur, serta memupuk jiwa kedisiplinan anggota.
Upacara bukan sekadar seremoni rutin tahunan di lapangan terbuka. Momen ini menjadi sarana penting untuk menanamkan rasa cinta Tanah Air dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
Melalui susunan yang terstruktur, setiap jalannya acara akan menghadirkan suasana yang sakral dan bermakna. Anggota Pramuka diajak untuk menghayati kembali janji Trisatya serta kode kehormatan Dasa Darma.
Bagi gugus depan maupun instansi yang akan menyelenggarakan kegiatan ini, persiapannya perlu dicermati secara matang. Berikut contoh susunan upacara bendera Hari Pramuka 2026. Unsur Pokok Upacara Hari Pramuka Berdasarkan Petunjuk Penyelenggaraan Upacara Gerakan Pramuka dalam SK Kwarnas Nomor 178 Tahun 1979, terdapat beberapa unsur pokok yang harus dipenuhi: Bentuk Barisan Peserta
- Pramuka Siaga: Lingkaran besar, menyesuaikan jiwa anak yang masih terpusat pada pembina.
- Pramuka Penggalang: Angkare (berbentuk huruf U), mencerminkan jiwa yang mulai terbuka.
- Pramuka Penegak dan Pandega: Bersaf, menunjukkan kemandirian dan pandangan yang luas.
Baca Juga :
Gerakan Pramuka Indonesia: Ini Lambang, Motto, dan Prinsipnya- Persiapan Pasukan: Pemimpin Upacara (Pratama/Pradana/Sulung) mengumpulkan dan menyiapkan pasukan di lapangan.
- Pemimpin Upacara Memasuki Lapangan: Pemimpin upacara mengambil alih pimpinan barisan.
- Pembina Upacara Tiba: Pembina upacara menuju mimbar upacara yang telah ditentukan.
- Menyanyikan Hymne Satya Darma Pramuka: Dinyanyikan bersama oleh seluruh peserta atau tim paduan suara.
- Penghormatan Pasukan: Pemimpin upacara memimpin penghormatan kepada Pembina Upacara.
- Laporan Pemimpin Upacara: Pemimpin upacara melapor bahwa upacara pengibaran bendera siap dimulai.
- Pengibaran Bendera Sang Merah Putih: Petugas mengibarkan bendera diiringi lagu 'Indonesia Raya', dipimpin oleh Pemimpin Upacara dengan aba-aba hormat.
- Mengheningkan Cipta: Dipimpin oleh Pembina Upacara untuk mengenang jasa para pahlawan.
- Pembacaan Teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, Dasa Darma, dan Dwi Darma: Dibacakan oleh petugas dan ditirukan/didengarkan oleh peserta.
- Penyematan Tanda Penghargaan: Penganugerahan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka (jika ada).
- Amanat Pembina Upacara: Pasukan diistirahatkan, Pembina menyampaikan pidato arahan.
- Menyanyikan Lagu ‘Bagimu Negeri’: Dinyanyikan bersama untuk menambah kekhidmatan.
- Pembacaan doa yang dipimpin oleh petugas doa
- Laporan Penutup: Pemimpin upacara melapor kepada Pembina Upacara bahwa upacara telah selesai dilaksanakan.
- Penghormatan Pasukan: Penghormatan terakhir kepada Pembina Upacara.
- Pembina Meninggalkan Mimbar: Pembina upacara menuju tempat/tribun undangan.
- Pembubaran Pasukan: Pemimpin upacara membubarkan barisan peserta, dilanjutkan acara tambahan bila ada.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)






Komentar (0)