Polisi Jaga Rumah dan Makam Sutrimo di Banyumas: Permintaan Keluarga

kumparan.com
13 jam lalu
Cover Berita

Makam dan rumah Sutrimo (42) di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah kini dijaga pihak kepolisian.

Keluarga Sutrimo meminta perlindungan kepada polisi usai melaporkan kasus kematiannya yang diduga tidak wajar. Sutrimo disebut bekerja sebagai kepala rumah tangga di kediaman mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah yang kini menjadi tersangka dugaan korupsi dan TPPU PT ASABRI.

Pengacara keluarga Sutrimo, Aan Rohaeni, mengatakan, setelah melapor ke Polresta Banyumas pada Sabtu 8 Agustus 2026 lalu, pihak kepolisian langsung mengabulkan permohonan pengawalan yang diajukan pihak keluarga.

"Iya jadi gini pada saat kita membuat laporan kan juga disertai dengan permohonan perlindungan. Jadi pada hari itu juga memang polisi langsung hari setelah kita pulang itu langsung dikawal," ujar Aan kepada kumparan, Senin (10/8).

Polisi juga mengawal dan mengawasi rumah keluarga Sutrimo serta makam Sutrimo Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas.

"Terus jadi setiap hari juga rumah diawasi. Ternyata bukan hanya rumah, kuburan juga per hari ini dijaga gitu kan," jelas dia.

Adapun permintaan penjagaan dari pihak kepolisian ini dilakukan karena keluarga menduga tewasnya Sutrimo berhubungan dengan orang besar di negeri ini.

"Ada kekhawatiran ini segala macam ya. Karena berhubung hubungan dengan orang besar gitu kan," jelas dia.

Meski begitu, ia mengungkap belum ada ancaman atau intimidasi dari yang datang kepada keluarga Sutrimo hingga hari ini.

"Alhamdulillah tidak ada, dari kemarin-kemarin juga tidak ada ancaman cuma kan mungkin ya itu kekhawatiran ini segala macam ya. Karena berhubung hubungan dengan orang besar gitu kan," ungkap Aan.

Sementara itu, Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P Silalahi membenarkan adanya permintaan perlindungan dari keluarga Sutrimo. Dan permintaan itu sudah diberikan.

"Kita sudah memberikan perlindungan, teknisnya nggak mungkin kita sampaikan. Ya kita sudah berikan perlindungan," kata Petrus.

Sementara, Polda Metro Jaya juga akan melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Banyumas pada Rabu (12/8). Langkah tersebut dilakukan untuk mencari tahu penyebab kematian Sutrimo.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Daftar 10 Provinsi dengan Tingat Melek Keuangan Terendah
• 7 jam lalu
0
thumb
Dana TKD Ditambah Rp 18,9 T, Mendagri: Tak Ada Istilah PPPK Dirumahkan
• 15 jam lalu
0
thumb
Harga Emas Pegadaian Galeri 24, UBS dan Antam Hari Ini 10 Agustus 2026
• 23 jam lalu
0
thumb
Gaya Santai Gibran Dinilai Efektif Tarik Perhatian Gen Z, Begini Kata Pengamat
• 4 jam lalu
0
thumb
Kapolri Ungkap Ancaman Serius yang Mengintai Anak Muda di Dunia Maya
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.