Pemulihan Pendidikan Pascabencana, MIN 4 Aceh Tamiang Kembali Layak Digunakan

republika.co.id
55 menit lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, ACEH TAMIANG -- Pemulihan fasilitas pendidikan menjadi salah satu bagian penting dalam penanganan dampak bencana. Di Aceh Tamiang, kolaborasi berbagai pihak mendorong pemulihan fasilitas Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Aceh Tamiang yang sebelumnya terdampak bencana hidrometeorologi.

Hasil renovasi sekolah tersebut diresmikan pada Sabtu (8/8/2026) oleh Human Initiative bersama Songs for Sumatra. Perbaikan dilakukan agar siswa dan guru dapat kembali menjalankan kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah yang lebih aman dan nyaman.

Sebelumnya, bencana hidrometeorologi merusak sejumlah fasilitas sekolah sehingga kegiatan belajar mengajar harus berlangsung dalam kondisi terbatas. Kondisi tersebut mendorong berbagai pihak untuk bergotong royong mendukung pemulihan fasilitas pendidikan di wilayah tersebut.

Kolaborasi melibatkan Songs for Sumatra, Human Initiative, diaspora Indonesia di Inggris, para musisi dan seniman, KBRI London, pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pemulihan MIN 4 Aceh Tamiang. Menurut dia, dukungan tersebut menunjukkan bahwa nilai kemanusiaan dapat mempertemukan berbagai pihak untuk membantu masyarakat bangkit setelah bencana.

“Bantuan ini sebagai pertanda bahwa nilai kemanusiaan mampu menyatukan berbagai pihak untuk menghadirkan harapan bagi masyarakat kita agar pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat,” ujar Armia.

Vice President of Organizational Services & Development Human Initiative, Andjar Radite, mengatakan pemulihan sekolah bukan hanya berkaitan dengan perbaikan bangunan, tetapi juga mengembalikan ruang yang dibutuhkan anak-anak untuk melanjutkan pendidikan.

“Hari ini kita tidak hanya meresmikan kembali sebuah sekolah. Kita sedang menyaksikan sebuah ruang belajar kembali pulih, para guru kembali memiliki tempat yang lebih layak untuk mendidik, dan anak-anak kembali mendapatkan ruang untuk belajar, tumbuh, serta membangun cita-citanya,” kata Andjar.

Dalam proses renovasi, sebanyak 13 ruang dan sejumlah fasilitas pendukung MIN 4 Aceh Tamiang diperbaiki. Fasilitas tersebut mencakup ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, perpustakaan, mushola, dan toilet.

Perbaikan juga mencakup saluran drainase, pagar sekolah, gapura, serta instalasi kelistrikan. Dengan perbaikan tersebut, lingkungan sekolah diharapkan dapat kembali menunjang kegiatan belajar mengajar secara lebih optimal.

Dukungan tidak hanya diberikan dalam bentuk pemulihan bangunan. Para mitra juga menyalurkan 723 paket seragam sekolah dan 713 paket school kits yang berisi tas serta alat tulis untuk mendukung kebutuhan belajar siswa.

Kolaborasi pemulihan MIN 4 Aceh Tamiang tersebut merupakan bagian dari gerakan Songs for Sumatra yang menghubungkan kepedulian diaspora Indonesia di Inggris, musisi, seniman, KBRI London, dan berbagai mitra dengan kebutuhan masyarakat terdampak bencana di Sumatra.

Gerakan tersebut kemudian berkolaborasi dengan Human Initiative untuk menerjemahkan dukungan tersebut menjadi program pemulihan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, termasuk pemulihan fasilitas pendidikan di Aceh Tamiang.

Peresmian MIN 4 Aceh Tamiang menjadi bagian dari semangat #SumatraPulih untuk mendukung masyarakat terdampak bencana. Kolaborasi lintas pihak tersebut menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya membutuhkan pembangunan kembali infrastruktur, tetapi juga dukungan terhadap keberlanjutan aktivitas masyarakat, termasuk pendidikan anak-anak.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PP Pelti Mendorong Lebih Banyak Petenis Nasional Tampil di Liga Tenis Indonesia 2026
• 23 jam lalu
0
thumb
Mensesneg soal Keamanan di Bulan Agustus: Everything’s Okay
• 7 jam lalu
0
thumb
Gelombang Panas Eropa Picu Rekor Suhu Udara di Pegunungan Swiss
• 6 jam lalu
0
thumb
Ini Dia Putri Nusantara, Salah Satu Wakil Indonesia di Srikandi Merdeka Cup 2026
• 7 jam lalu
0
thumb
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.