Pantau - Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) mendorong lebih banyak petenis nasional mengikuti seri berikutnya Liga Tenis Indonesia 2026 setelah Seri 1 berakhir di Jakarta, Minggu (9/8/2026).
Sekretaris Jenderal PP Pelti Andi Fajar mengatakan kehadiran lebih banyak petenis pada Seri 2 hingga Seri 4 diperlukan untuk meningkatkan persaingan sekaligus menjadikan kompetisi tersebut sebagai wadah pembinaan berkelanjutan bagi atlet senior.
"Liga Tenis Indonesia seri pertama ini belum hadir pemain-pemain yang lain. Nantinya kita berharap di seri dua, tiga, dan empat itu menjadi ajang untuk menghadirkan pemain-pemain yang lain untuk segera masuk di Liga Tenis ini," kata Andi di sela final Liga Tenis Indonesia Seri 1 di Jakarta, Minggu.
Liga Tenis Indonesia 2026 digelar dalam lima seri yang terdiri atas empat seri reguler dan satu seri Masters pada penghujung tahun.
Kompetisi tersebut merupakan kelanjutan dari Liga Pro Tenis yang diluncurkan pada tahun sebelumnya.
Pelti Soroti Minimnya Turnamen Petenis SeniorAndi mengatakan penyelenggaraan Liga Tenis Indonesia menjadi langkah PP Pelti untuk menyediakan lebih banyak kesempatan bertanding bagi petenis yang mulai memasuki kategori senior.
Menurut dia, jumlah kompetisi untuk petenis senior di Indonesia masih jauh lebih sedikit dibandingkan dengan turnamen kategori junior.
"Kalau junior sudah cukup ramai sampai 60-80 turnamen dalam setahun. Kalau senior 10 turnamen enggak sampai," ujar Andi.
Minimnya turnamen senior dinilai dapat memengaruhi motivasi atlet dalam menjalani latihan, sedangkan kompetisi rutin dapat mendorong petenis terus mempersiapkan diri dan meningkatkan kemampuan.
Liga Tenis Indonesia juga dihadirkan sebagai alternatif kompetisi domestik yang lebih terjangkau karena petenis membutuhkan biaya lebih besar untuk mengikuti turnamen internasional, mulai dari tiket, transportasi, hingga akomodasi.
Pada Seri 1, dua petenis unggulan Tegar Abdi Satrio Wibowo dan Lucky Candra Kurniawan bertemu pada pertandingan final.
Lucky yang menjadi unggulan kedua akhirnya keluar sebagai juara setelah mengalahkan unggulan pertama Tegar.
Andi berharap persaingan pada seri-seri berikutnya semakin terbuka dengan kehadiran lebih banyak petenis nasional.
Pelti Berencana Tingkatkan Apresiasi AtletSelain menambah jumlah peserta, PP Pelti berencana meningkatkan apresiasi bagi atlet yang mengikuti Liga Tenis Indonesia.
Andi mengakui nilai hadiah pada penyelenggaraan tahun ini belum terlalu besar dan berharap jumlahnya dapat ditingkatkan pada tahun depan.
Apresiasi tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan atlet selama menjalani latihan dan kompetisi.
Setelah Seri 1 berakhir, Liga Tenis Indonesia 2026 akan berlanjut dengan Seri 2 pada 12-17 Oktober dan Seri 3 pada 9-14 November.
Seri 4 dijadwalkan berlangsung pada 20-26 Desember, sedangkan Seri 5 sebagai penutup kompetisi akan digelar pada 27 Desember 2026.





Komentar (0)