JAKARTA, KOMPAS.com- Polisi kembali menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di sekolah swasta di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2026).
Kepolisian dari Inafis dan Reserse Polres Jakarta Selatan, serta Puslabfor Polri tiba sekira pukul 14.20 WIB.
Kemudian, petugas memasang garis polisi di dekat ruangan yang menyimpan sejumlah senapan angin.
Baca juga: 995 Air Soft Gun Ditemukan di Sekolah Swasta Jaksel, Eks Ketua Yayasan Bakal Diperiksa
Garis polisi juga dipasang di depan pintu putih di tempat parkir.
Sedikitnya ada dua ruangan yang dibuka. Di sekitarnya, beberapa polisi dengan rompi hitam berjaga.
Satu koper tampak dibawa masuk ke dalam ruangan, sementara satu rak beroda diletakkan di depan pintu yang terbuka.
Sekira pukul 18.06 WIB, sejumlah anggota dengan rompi bertuliskan “Labfor” keluar dari area yang dipasang garis polisi. Tak terlihat barang apapun yang dibawa oleh mereka.
Saat ditanyakan, mereka menyebut pemeriksaan sudah selesai.
“Sudah (selesai),” kata salah satu petugas Labfor.
Sementara itu, ruangan yang sebelumnya diperiksa sudah ditutup lagi. Sekira pukul 18.20 WIB, anggota kepolisian dari Reserse berkumpul di depan tuangan lainnya.
Baca juga: Usai Temuan 995 Senjata, Masih Ada Ruangan di Sekolah Swasta di Jaksel Belum Diperiksa
Mereka tampak berdiskusi sebelum membuka pintu dari ruangan lain. Setelah memeriksa ruangan tersebut, barang-barang yang dinilai mencurigakan dibawa keluar lalu dimasukkan ke dalam mobil.
Sekira pukul 19.10 WIB, kedua mobil yang membawa barang bukti, termasuk mobil Inafis Polres Jaksel pun meninggalkan lokasi.
Kanit Krimum Satreskrim Polres Jaksel, Ipda Alpino de Tech mengatakan olah TKP ini dilakukan atas permintaan pihak sekolah.
“Ya, pada hari ini kami dari Polres Jaksel bersama Puslabfor dari Mabes Polri melakukan olah TKP berdasarkan permintaan dari pihak Yayasan,” kata Alpino de Tech saat ditemui di lokasi, Senin.
Komentar (0)