Pengamat politik Rocky Gerung menilai terdapat sejumlah kasus yang membuat Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) resah setelah lengser.
Salah satunya adalah dugaan ijazah palsu S1 Fakultas Kehutanan UGM yang telah masuk meja hukum. Menurut Rocky, hal itu membuat Jokowi kembali aktif di panggung politik.
"Ada yang belum bikin Presiden Jokowi itu aman soal kasus-kasus. Kasusnya bukan cuman soal ijazah, soal kasus KPPU apa soal kasus KPU segala macam, soal Parcok kan banyak kasus kan," ujarnya dalam kanal YouTube Total Politik, dikutip, Senin (10/8).
Rocky menilai intensitas Jokowi tampil di publik menunjukkan keinginan bermain politik lagi, meski sebelumnya berjanji tidak akan.
"Kalau dia ingin bermain politik cuman satu tujuannya. jadikan Gibran Presiden. Kenapa mesti Gibran Presiden? Hanya Gibran yang bisa melindungi kasus-kasus Jokowi," jelasnya.
Sementara itu, mantan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Lukas Luwarso, menilai Jokowi masih menaruh harapan terhadap Gibran untuk Pilpres 2029.
Lukas mengatakan, berdasarkan informasi dari orang-orang dekat Jokowi, mantan Wali Kota Solo itu sangat memperhitungkan hasil survei. Dalam survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Gibran berada di posisi keempat dengan suara 7,7%, di bawah Anies Baswedan yang meraih 8,2%.
"Gibran dengan Anies perbedaannya enggak besarlah, sudah enggak nyampai 2%," ujarnya dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, dikutip Kamis (6/8).
Baca Juga: Rekam Jejak Jokowi Jadi Cermin, PSI Gagal Raih Trust Publik
Lukas menilai Jokowi masih berharap bisa mendorong elektabilitas Gibran melalui safari politiknya keliling Indonesia.
"Nah, jadi ya, sebenarnya kan intinya Jokowi ketika teriak "saya akan keliling Indonesia, saya datangi kecamatan-kecamatan," itu buat Gibran," tandasnya.






Komentar (0)