Puan Dorong Operasi Pemadaman Karhutla Bromo Diperkuat: Cegah Perluasan Kerusakan!

viva.co.id
15 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah segera menyelesaikan persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur. 

Menurut dia, penutupan seluruh akses wisata di Gunung Bromo imbas kebakaran tersebut merupakan langkah tepat di tengah upaya pemadaman yang dilakukan pemerintah.

Baca Juga :
Menko Polkam Ungkap Enam Provinsi Rawan Karhutla: Jambi hingga Kalimantan Selatan
BNPB Kasih Kabar Terbaru soal Kebakaran Hutan di Gunung Bromo

“Penutupan kawasan merupakan langkah yang diperlukan untuk memberikan ruang maksimal bagi proses pemadaman dan mencegah munculnya risiko baru terhadap wisatawan,” kata Puan dalam keterangannya, Senin, 10 Agustus 2026.

Puan lantas meminta Pemerintah untuk memastikan operasi pemadaman karhutla di kawasan Bromo memiliki satu komando yang kuat, dukungan personel dan peralatan yang memadai.

"Serta pengawasan terhadap seluruh titik rawan agar api yang telah dikendalikan tidak kembali menyala atau menyebar ke kawasan lain. Prioritas saat ini harus jelas padamkan api secepat mungkin, cegah perluasan kerusakan, dan lindungi masyarakat sekitar dari dampak turunannya,” ungkap dia.

Kata dia, Pemerintah harus mengambil langkah-langkah efektif agar pemadaman darat dan udara diarahkan berdasarkan pemetaan pergerakan api, kondisi angin, vegetasi kering, serta area dengan nilai ekologis tinggi. 

“Pada saat yang sama, kualitas udara dan potensi penyebaran asap ke permukiman harus terus dipantau,” sambungnya.

Di sisi lain, Puan meminta Pemerintah memantau kondisi taman nasional maupun kawasan hutan dan lain yang mengalami karhutla. Ia menegaskan, keselamatan masyarakat harus menjadi yang utama.

Hal ini disampaikan Puan menyusul karhutla di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yang terus meluas dan sudah hampir mendekati permukiman warga. 

Menurut Puan, hal tersebut menunjukkan bahwa karhutla bukan lagi semata persoalan lingkungan. Karena ketika api mulai memasuki ruang hidup masyarakat, persoalannya disebut berubah.

“Ini bukan lagi persoalan lingkungan, tapi sudah menjadi ancaman terhadap keselamatan warga, aset, kesehatan, dan keberlangsungan aktivitas ekonomi setempat,” jelas Puan.

Puan juga menekankan pentingnya siaga bencana karhutla bagi masyarakat sekitar kawasan yang terbakar mengingat kebakaran hebat dapat menyebabkan kabut asap yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan aktivitas masyarakat. 

“Pemerintah daerah harus menyiapkan layanan kesehatan dan perlindungan khusus bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat dengan gangguan pernapasan apabila kualitas udara memburuk,” ucap Puan.

Baca Juga :
Menko Polkam: 107 Ribu Hektare Lahan Hutan Terbakar Imbas El Nino
Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Api di Gunung Bromo Belum Bisa Dilakukan, Kemenhut Ungkap Alasannya
Karhutla di Gunung Bromo Meluas, Mensesneg Bilang Begini

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Perkuat Sinergi dan Pengabdian, Wakil Wali Kota Makassar Hadiri HUT Komando Daerah TNI AL VI
• 12 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Siapkan Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Karhutla yang Melanda 107 Ribu Hektare
• 13 jam lalu
0
thumb
Lewat Charity Run, Bank BSN Berikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat
• 23 jam lalu
0
thumb
PLN EPI Siapkan Pembangunan Proyek Regasifikasi LNG di NTB
• 18 jam lalu
0
thumb
Advokat Dodi: Tak Ada Bukti Gus Yaqut Terima USD 271 Ribu, Ini Framing
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.