YouTuber Muhammad Jannah (MJ) atau Bigmo dicecar 40 pertanyaan oleh penyidik Polda Metro Jaya terkait mengajak anak di bawah umur mempromosikan liquid vape atau rokok elektrik dalam siaran langsung (live) YouTube miliknya. Bigmo mengaku kapok dengan apa yang dilakukannya itu.
"Ya, kapok," kata Bigmo kepada wartawan, Senin (10/8/2026).
Bigmo juga meminta maaf atas kegaduhan yang disebabkan karena kontennya itu. Dia mengaku akan menjadikannya sebagai pelajaran ke depannya.
"Saya mohon maaf atas kegaduhan yang saya buat, dan pastinya ini jadi pelajaran buat saya ke depannya konten lebih positif dan bermanfaat," jelasnya.
Dia juga akan mengevaluasi konten yang dibuatnya tersebut. Bigmo mengaku ingin membuat konten yang le ih bermanfaat dan mengedukasi.
"Pasti saya akan mengevaluasi selama ini konten saya dan ke depannya cuman konten dengan niat yang lebih lurus dengan bermanfaat, positif, menghibur, dan mengedukasi bangsa," bebernya.
Kasus ini bermula ketika Bigmo melakukan siaran langsung di YouTube miliknya. Dalam potongan live yang beredar viral, tampak Bigmo mendatangi penjual liquid rokok elektrik.
Bigmo juga terlihat mengajak berkomunikasi beberapa anak kecil yang berada di lokasi. Ia kemudian mengajak anak-anak tersebut masuk ke bingkai kamera (in-frame) untuk mempromosikan salah satu merek liquid vape.
(rdh/mea)






Komentar (0)