Kuwait Ucapkan Selamat kepada Pakistan atas Pakta Pertahanan Makkah

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Kuwait City: Kuwait telah menyampaikan ucapan selamat kepada Pakistan atas penandatanganan Pakta Pertahanan Makkah bersama Turki dan Arab Saudi, menurut laporan Kementerian Luar Negeri Pakistan pada Senin, 10 Agustus 2026.

Dalam percakapan melalui telepon pada Minggu malam, Menteri Luar Negeri Kuwait Jarrah Jaber Al-Ahmad Al-Sabah menyampaikan ucapan selamat kepada Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar atas penandatanganan Mecca Joint Defense Agreement.

Perjanjian tersebut ditandatangani pada Jumat di Makkah oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.

Dikutip dari Anadolu Agency, Senin, 10 Agustus 2026, pakta itu menetapkan bahwa serangan bersenjata terhadap salah satu dari tiga negara akan dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota. Kesepakatan tersebut juga bertujuan memperkuat daya tangkal kolektif serta memperluas kerja sama di bidang pertahanan.

Perjanjian itu merupakan hasil konsultasi selama beberapa tahun antara Riyadh, Ankara, dan Islamabad untuk mempererat kerja sama pertahanan serta mengoordinasikan respons terhadap tantangan keamanan bersama berdasarkan kepentingan strategis masing-masing.

Penandatanganan pakta berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz setelah konflik antara Iran dan Amerika Serikat, yang memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global dan keamanan jalur pelayaran meski upaya diplomatik untuk menjaga kebebasan navigasi terus dilakukan.

Dalam pembicaraan tersebut, kedua menteri juga membahas perkembangan situasi regional, termasuk kondisi di Yerusalem Timur yang diduduki.

Selain itu, keduanya meninjau hubungan bilateral Pakistan-Kuwait, tindak lanjut kunjungan terbaru Menteri Luar Negeri Kuwait ke Pakistan, serta peluang memperluas kerja sama dan investasi di berbagai sektor strategis.

Baca juga:  Pakistan Tegaskan Pakta Pertahanan Bersama Arab Saudi dan Turki Bersifat Defensif


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Israel Tolak 15 Poin Rencana Perdamaian di Gaza, Hamas Tegaskan Komitmen
• 9 jam lalu
0
thumb
Pekan Depan, Harga Emas Diprediksi Berada di Kisaran Rp 2,55—Rp 2,82 Juta per Gram 
• 13 jam lalu
0
thumb
Badai, Habagat sebabkan 8 tewas dan 486 ribu terdampak di Filipina
• 16 jam lalu
0
thumb
Faisol Riza Dorong BRICS Buka Pasar Lebih Luas bagi Produk Agro Indonesia Bernilai Tambah
• 2 jam lalu
0
thumb
Data Dukcapil: Banyak Orang Tua Beri Nama Anak Pakai Profesi hingga Negara
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.