SILVERSTONE, KOMPAS.TV - Manajer Tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memuji perjuangan Veda Ega Pratama yang berhasil finis kesembilan pada Moto3 Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, Minggu (9/8/2026).
Veda mengawali balapan dari posisi ke-15. Namun, pembalap Indonesia itu mampu melakukan start dengan baik dan langsung masuk ke 10 besar.
Veda bahkan sempat bergabung dengan grup cepat yang bersaing di sekitar barisan depan.
Sayangnya, sejumlah insiden di depan membuatnya kehilangan cukup banyak waktu dan terputus dari rombongan tersebut.
Aoyama menilai Veda tetap menunjukkan daya juang tinggi meski harus menghadapi situasi sulit sepanjang balapan.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Akui Masih Banyak Salah usai Finis P9 di Moto3 Inggris
Veda Sempat Gabung Grup DepanAoyama mengatakan Moto3 Inggris berlangsung sangat menarik.
Veda menjadi salah satu pembalap Honda Team Asia yang mampu menunjukkan performa kompetitif selama balapan 15 lap tersebut.
"Ini adalah balapan Moto3 yang sangat menarik hari ini (kemarin). Kami menyelesaikan 15 lap dan meskipun balapannya tidak mudah, kedua pembalap mampu berjuang hingga akhir dan akhirnya kami meraih poin," kata Aoyama dalam keterangan resmi Honda Team Asia, Senin (10/8/2026).
Menurut Aoyama, Veda mengawali balapan dengan sangat baik dari posisi ke-15.
"Veda melakukan start yang sangat baik dan dengan cepat masuk ke 10 besar. Dia berada di grup yang cepat dan melakukan pekerjaan dengan baik," ujarnya.
Namun, beberapa insiden yang terjadi di depan Veda kemudian memengaruhi jalannya balapan.
Baca Juga: Bos Honda Team Asia Yakin Veda Ega Pratama Lanjutkan Tren Positif di Moto3 Inggris 2026
"Sayangnya, beberapa insiden di depan memengaruhinya dan membuat dia kehilangan cukup banyak waktu," kata Aoyama.
Kondisi tersebut membuat Veda kesulitan kembali mengejar rombongan terdepan. Ia akhirnya harus bertarung di grup kedua yang berada di sekitar posisi 10 besar.
Meski kehilangan kontak dengan grup depan, Veda tidak menyerah.
Pembalap bernomor 9 tersebut terus berusaha mempertahankan kecepatannya dan memperbaiki posisi hingga lap terakhir.
"Sejak saat itu, tidak mudah untuk menutup jarak dengan grup depan, jadi dia harus bertarung di grup kedua di sekitar 10 besar," ujar Aoyama.
"Namun, dia tidak pernah menyerah dan terus mendorong hingga akhir. Akhirnya, dia berhasil kembali ke P9," lanjutnya.
Veda pun mengakhiri balapan di posisi kesembilan setelah start dari P15. Hasil tersebut membuatnya naik enam posisi dan mengamankan tambahan tujuh poin.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Bidik Tampil Lebih Konsisten pada Paruh Kedua Moto3 2026
Aoyama menilai hasil tersebut penting bagi perjalanan Veda pada musim debutnya di Kejuaraan Dunia Moto3.
"Itu bukan akhir pekan yang mudah baginya, tetapi dia melakukan yang terbaik dan mendapatkan poin penting," tutur Aoyama.
Finis P9 di Silverstone menjadi hasil positif bagi Veda setelah sebelumnya mengakhiri Moto3 Jerman di posisi kedelapan.
Hasil tersebut juga melanjutkan konsistensi Veda dalam mengamankan poin pada paruh kedua musim.
Aoyama berharap pengalaman dari Silverstone dapat membantu Veda terus berkembang pada seri-seri berikutnya.
Bagi Veda, tantangan selanjutnya adalah mengubah kecepatan yang sudah ditunjukkan sejak sesi Practice menjadi hasil yang lebih tinggi pada kualifikasi dan balapan.
Setelah Moto3 Inggris, Honda Team Asia kini mengalihkan fokus ke MotorLand Aragon untuk putaran berikutnya di Kejuaraan Dunia Moto3 2026.
Baca Juga: Tiket Early Bird MotoGP Indonesia 2026 Ludes, ITDC Sebut Efek Mario Aji dan Veda Ega Pratama
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- Veda Ega Pratama
- Hiroshi Aoyama
- Moto3 Inggris 2026
- Moto3 Silverstone
- Honda Team Asia
- Moto3 2026





Komentar (0)