Gagal Nyalip Truk, Mobil SPPG di Banyuwangi Ringsek Hingga Kernet Meninggal

beritajatim.com
1 jam lalu
Cover Berita

Banyuwangi (beritajatim.com) – Sebuah mobil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) nopol P-8312-VS mengalami kecelakaan di Jalan Lingkar Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Senin (10/8/2026).

Usai mengalami kecelakaan, kondisi mobil tersebut ringsek parah di bagian depan. Diketahui, kerusakan terjadi akibat sopir mobil SPPG menabrak bagian belakang truk nopol P-8522-VH yang hendak disalipnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Tri Pepri Alfian, mengungkapkan, dari kejadian tersebut, kernet mobil pengangkut makanan bergizi gratis (MBG) dinyatakan meninggal dunia, sedangkan sopirnya mengalami luka-luka ringan.

“Pengemudi mobil SPPG inisial KN Laki-laki 19 tahun alami Luka di bagian Pelipis Mata Sebelah Kiri. Sedangkan kernet mobil SPPG inisial GIM laki-laki usia 28 tahun dinyatakan meninggal dunia,” kata dia.

Dari kejadian tersebut, kerugian materiil yang dialami mencapai Rp5.000.000. Saat ini polisi masih terus melakukan penanganan dan penyelidikan untuk memastikan kronologi serta penyebab kecelakaan. Selain itu, mobil SPPG juga telah dipindahkan dari TKP dengan towing. “Kami masih melakukan penanganan dan olah TKP,” tuturnya.

Salah seorang saksi, Marwan (68), mengungkapkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Kala itu, mobil SPPG melaju dari arah utara dengan kecepatan tinggi. Mobil tersebut kemudian berusaha mendahului sebuah truk yang melaju searah.

“Saat menyalip, dari arah berlawanan melaju sebuah sepeda motor. Sepertinya nggak nutut, mobil ini (SPPG) lalu banting ke kiri. Kena lah bagian belakang truk,” kata Marwan.

Menurut keterangan salah seorang saksi, Marwan (68), awalnya kendaraan truk Hino bermuatan tepung yang dikemudikan oleh M berpenumpang RA melaju dari arah utara ke selatan. Di belakangnya, dari arah yang sama, melaju kendaraan bermuatan MBG yang dikemudikan KN selaku sopir berpenumpang GIM sebagai kernet.

“Sesampainya di TKP kendaraan Pick Up Daihatsu hendak mendahului truck tronton tapi dari arah berlawanan melaju sepeda motor. Lalu sopir SPPG membanting setir ke kiri,” ujarnya.

Marwan menjelaskan, bantingan setir mobil SPPG langsung menabrak bagian belakang truk tronton sehingga mengakibatkan kecelakaan dengan kondisi mobil ringsek parah. “Korban mengalami luka luka dibawa ke Klinik Anugrah dan korban meninggal dunia dibawa ke RSUD Blambangan,” tandasnya. [kun]


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Tiga Helikopter Water Bombing Dikerahkan Padamkan Karhutla Kawasan Bromo
• 21 jam lalu
0
thumb
KSP Menilai Sekolah Nasional Terintegrasi Memperluas Pendidikan Bermutu hingga Pelosok Indonesia
• 42 menit lalu
0
thumb
Relawan GDS Ajak Anak Panti Asuhan Aceh Semarakkan HUT RI lewat Permainan Tradisional
• 13 jam lalu
0
thumb
Pemkot Jakarta Selatan Mengimbau Warga Tidak Membakar Sampah demi Mencegah Kebakaran
• 1 jam lalu
0
thumb
Harapan Putri Sulung Gus Dur Terkait Gelaran Muktamar NU
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.