BEKASI, KOMPAS.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi menargetkan layanan transportasi massal Trans Bekasi Keren (Trans Beken) rute Terminal Induk Kota Bekasi-Harapan Indah kembali beroperasi pada 15 Agustus 2026.
Sebelumnya, layanan tersebut direncanakan kembali beroperasi pada awal Agustus setelah dihentikan sementara untuk menjalani evaluasi.
Baca juga: Sempat Dihentikan, Trans Beken Rute Terminal Bekasi–Harapan Indah Kembali Beroperasi Agustus
Kepala Dishub Kota Bekasi Zeno Bachtiar mengatakan, pihaknya masih mengevaluasi sejumlah aspek pelayanan sebelum Trans Beken kembali dioperasikan.
"Pertengahan bulan ini baru beroperasi kembali karena perlunya analisa evaluasi terhadap keberadaan Trans Beken, load factor, titik henti, dan lain-lain," ujar Zeno saat ditemui di Plaza Pemkot Bekasi, Senin (10/8/2026).
Menurut Zeno, evaluasi dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan Trans Beken. Setelah proses tersebut rampung, layanan akan kembali beroperasi dengan sejumlah perbaikan.
KOMPAS.com/NURPINI AULIA RAPIKA Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar saat ditemui di Plaza Pemkot Bekasi. Senin (10/8/2026).
Baca juga: Penumpang Minta Evaluasi Trans Beken Bawa Perbaikan Layanan, Beroperasi Sesuai Target
"Tentu dengan tampilan yang lebih baik, dengan performa yang lebih baik," ujar Zeno.
Sempat Dihentikan Sementara
Sebagai informasi, layanan Trans Beken rute Terminal Bekasi-Harapan Indah yang resmi diluncurkan pada Selasa (10/2/2026) dihentikan sementara mulai Rabu (1/7/2026).
Penghentian sementara dilakukan untuk mengevaluasi pelayanan transportasi publik, termasuk titik pemberhentian dan tingkat keterisian penumpang, sebelum layanan kembali dijalankan.
Baca juga: Penolakan Trans Beken oleh Sopir Angkot Disebut Berakar dari Ketimpangan Ekonomi
Rute Terminal Bekasi-Harapan Indah memiliki 47 titik pemberhentian. Sebanyak 31 titik henti berada di rute dari Terminal Bekasi menuju Harapan Indah, sedangkan 16 titik henti lainnya berada di arah sebaliknya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Komentar (0)