Jakarta, CNBC Indonesia - Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim kini dirawat di Rumah Sakit (RS). Ia dilaporkan sedang menjalani pemeriksaan dan prosedur medis oleh tim spesialis medisnya.
Mengutip The Star Malaysia, Senin (10/8/2026), kantornya mengumumkan Anwar menjalani observasi medis selama dua hari. Sayangnya, pernyataan itu tidak mengungkapkan rincian tentang sifat pemeriksaan atau prosedur yang dilakukan.
"PM saat ini sedang menjalani pemeriksaan dan prosedur yang ditentukan oleh tim spesialis medis," kata sekretaris pers seniornya Tunku Nashrul Abaidah.
Pemerintah juga menyerukan kepada masyarakat untuk mendoakan agar pemeriksaan dan prosedur medis Anwar berjalan lancar. Termasuk diberkati dengan kesehatan yang baik.
"Kami berdoa agar segala hal yang berkaitan dengan pemeriksaan dan prosedur Perdana Menteri dapat dimudahkan dan beliau selalu diberikan kesehatan yang baik sehingga dapat kembali menjalankan tugasnya seperti biasa dalam waktu dekat, Insya Allah," kata Tunku Nashrul lagi.
Anwar Ibrahim sendiri genap berusia 79 tahun hari ini. Ia menjabat sebagai PM sejak November 2022.
Pengumuman ini terjadi di tengah memanasnya kondisi politik negeri itu, di mana Partai Aksi Demokratik (DAP), partai terbesar dalam koalisi pemerintahan Perdana Menteri (PM) Anwar Ibrahim, akan menggelar pemungutan suara pada 16 Agustus mendatang.
Hal ini dilakukan untuk menentukan apakah para pemimpinnya akan tetap menduduki jabatan di kabinet. Keputusan tersebut diumumkan Sekretaris Jenderal DAP Anthony Loke, Selasa, menyusul merosotnya dukungan publik terhadap partai dan koalisi pemerintah setelah serangkaian kekalahan dalam pemilu daerah.
Sejak Anwar Ibrahim menjadi PM pada November 2022, kinerja ekonomi Malaysia sejauh ini bisa dibilang cukup kuat terutama pada 2024-2025, walau masih menghadapi masalah fiskal dan tekanan eksternal. PDB Malaysia tumbuh 5,80% pada Q2 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
(sef/sef)




Komentar (0)