Sumenep Siapkan Lahan 7,1 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep telah menyiapkan lahan seluas 7,1 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen.

Lahan milik pemerintah daerah yang awalnya diperuntukkan untuk sport center tersebut berlokasi di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, persis di seberang Universitas Wiraraja.

Kabid Linjamsos Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sumenep, R Erwien Hendra Laksmono mengatakan lahan ini merupakan lokasi kedua yang diusulkan lantaran lokasi pertama tidak memenuhi syarat.

"Status lahan milik Pemkab dengan luas 7,1 hektare," ujar Erwien dalam keterangannya, Minggu (9/8/2026).

Hal itu disampaikannya saat peninjauan lahan bersama Staf Khusus (Stafsus) Menteri Sosial (Mensos) Ishaq Zubaedi Raqib, Tenaga Ahli Menteri Ahmad Rifai, Kabid Tata Ruang Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep Hariyanto Effendi, dan rombongan di Sumenep, Jawa Timur, Sabtu (8/8).

Baca juga: Gus Ipul Minta Kepala Daerah Ikut Jaring Calon Siswa Sekolah Rakyat

Ia menjelaskan dokumen pengajuan sudah siap dan akan diantar langsung ke Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat di kantor Kementerian Sosial (Kemensos).

"Proposal akan langsung dikirim. Kepala dinas sosial dan PU akan segera ke Jakarta," jelasnya seraya berharap pembangunan bisa mulai tahun ini.

Pantauan di lapangan, lahan yang disiapkan untuk Sekolah Rakyat permanen berada tidak jauh dari akses jalan nasional, yaitu Jalan Trunojoyo. Kondisi lahan datar dan akses kendaraan ke lokasi berupa jalan desa sudah tersedia.

"Tinggal diuruk dan diperluas saja," kata Erwien.

Sehubungan dengan hal ini, Ishaq Zubaedi Raqib memberikan apresiasi atas keseriusan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan akses pendidikan gratis dan pengentasan kemiskinan.

Baca juga: Program Bedah Rumah Ortu Siswa Sekolah Rakyat Mulai Berjalan di Madura

"Sumenep sudah ikhtiar siapkan lahan yang awalnya untuk sport center diubah untuk Sekolah Rakyat, ini iktikad baik Pak Bupati terlibat secara aktif memastikan program prioritas Presiden. Bupati Sumenep telah berjuang sekuat tenaga, mudah mudahan ini jadi legacy beliau yang sudah habis-habisan memperjuangan SR," katanya.

Sementara itu, Ahmad Rifai menyarankan Pemkab Sumenep membentuk sekretariat bersama untuk memudahkan konsolidasi pengajuan lahan Sekolah Rakyat permanen.

"Sekber akan mempercepat koordinasi dinas PU, dinas pendidikan, dinas sosial, dinas pertanian dan Katim PKH. Jadi konsolidasi nanti enak lengkap, konsolidasi persyaratan bisa cepat," katanya.

Sedianya Sekolah Rakyat permanen ini akan digunakan untuk memfasilitasi para siswa yang telah menimba ilmu di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 49 Sumenep yang berlokasi di Gedung SKB Kecamatan Batuan. SRT 49 telah beroperasi sejak 2025 lalu, dengan jumlah peserta didik 76 siswa jenjang SD dan SMP. Lantaran masih berstatus rintisan dan menumpang di gedung SKB, saya tampungnya sangat terbatas.

Lihat juga Video: 93 Sekolah Rakyat Siap Pakai Gedung Permanen di Tahun Ajaran 2026/2027




(akd/ega)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bendera Merah Putih Raksasa Sepanjang 100 Meter Membentang di Jalan Bogor
• 3 jam lalu
0
thumb
BMKG: 8 Wilayah Berpotensi Hujan Hari Ini Minggu 9 Agustus 2026
• 18 jam lalu
0
thumb
Manfaat Sandal Rumah yang Empuk
• 12 jam lalu
0
thumb
Kuasa hukum sebut Rudy Tanoe minta diperiksa KPK pada 11 Agustus
• 9 jam lalu
0
thumb
PP Pelti Mendorong Lebih Banyak Petenis Nasional Tampil di Liga Tenis Indonesia 2026
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.