Perumnas Mulai Bangun 609 Unit Hunian Vertikal Subsidi di Kemayoran

wartaekonomi.co.id
4 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perum Perumnas resmi memulai pembangunan hunian vertikal subsidi perkotaan Samesta Alonia Jakarta melalui prosesi groundbreaking. Pembangunan Samesta Alonia Jakarta menjadi tonggak penting dalam mempercepat penyediaan hunian layak dan terjangkau di kawasan perkotaan sebagai bagian dari dukungan Perumnas terhadap Program 3 Juta Rumah.

Kehadiran proyek ini sekaligus menjawab tantangan semakin terbatasnya akses masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terhadap hunian yang dekat dengan pusat aktivitas ekonomi.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Rachmat Pambudy, mengatakan pembangunan hunian subsidi perlu terus dipercepat dan diperluas, khususnya di kawasan perkotaan, agar semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah dapat memiliki hunian yang layak, terjangkau dan berada di lokasi yang dekat dengan pusat aktivitas ekonomi serta layanan publik.

“Saya merasa terharu melihat antusiasme saudara saudara kita, guru-guru kita yang ternyata belum punya rumah, dan kalaupun punya rumah jauh dari tempat mengajar. Saya kira ini adalah semangat Perum Perumnas untuk mempercepat dan lebih memperbanyak lagi membangun rumah”, ujar Rachmat, dikutip Senin (10/8/2026).

Rachmat menambahkan bahwa pembangunan Samesta Alonia Jakarta menjadi langkah awal untuk mewujudkan pembangunan perumahan rakyat yang lebih besar ke depan.

“Ini adalah langkah awal untuk melangkah seribu langkah ke depan. BAPPENAS merancang untuk pembangunan nasional, kemudian Perumnas melaksanakan pembangunan perumahan nasional” ujar Rachmat.

Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah, menyampaikan bahwa pembangunan Samesta Alonia Jakarta menjadi momentum penting bagi kebangkitan kembali Perumnas dalam menjalankan perannya sebagai pengembang perumahan rakyat sekaligus mendukung upaya pemerintah mengatasi backlog perumahan nasional.

"Ini bukan peletakan batu pertama, tetapi ini adalah penanda kembalinya Perumnas sebagai pemain utama dari perumahan rakyat," ujar Fahri.

Mengusung tagline "Tumbuh di Tengah Kota", Samesta Alonia Jakarta menghadirkan konsep hunian vertikal subsidi yang memungkinkan masyarakat tidak lagi harus memilih antara memiliki rumah yang terjangkau atau tinggal dekat dengan tempat bekerja. Hunian ini dirancang agar masyarakat dapat hidup lebih produktif dengan memangkas waktu perjalanan sehari-hari dan menikmati kualitas hidup yang lebih baik.

Dibangun di atas lahan seluas 3.750 meter persegi, Samesta Alonia Jakarta menghadirkan 609 unit dengan tipe 1 Bedroom (1BR), 1 Bedroom Plus (1BR+), dan 2 Bedroom, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai segmen keluarga muda maupun individu.

Lokasinya yang strategis menjadi salah satu keunggulan utama proyek ini. Berada di kawasan Kemayoran yang merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi Jakarta, Samesta Alonia Jakarta memiliki akses yang sangat dekat dengan pusat bisnis, kawasan perkantoran, fasilitas pendidikan, rumah sakit, serta berbagai pusat pelayanan publik. 

Mobilitas penghuni juga semakin mudah melalui konektivitas dengan berbagai moda transportasi, seperti halte Trans Jakarta, Stasiun KRL, serta akses langsung menuju Gerbang Tol Kemayoran.

Dengan lokasi yang terintegrasi tersebut, penghuni dapat menghemat waktu perjalanan, mengurangi biaya transportasi harian, sekaligus memiliki lebih banyak waktu berkualitas bersama keluarga maupun untuk meningkatkan produktivitas.

Plt. Direktur Utama Perum Perumnas, Imelda Alini Pohan, menyampaikan bahwa pembangunan Samesta Alonia Jakarta merupakan bentuk transformasi penyediaan hunian bagi masyarakat perkotaan yang menjawab kebutuhan gaya hidup masyarakat urban masa kini.

"Samesta Alonia Jakarta tidak hanya dibangun sebagai tempat tinggal. Melalui konsep Connected Living, Perumnas menghadirkan hunian yang terkoneksi dengan pusat ekonomi, pusat layanan publik, serta jaringan transportasi massal. Hadirnya Samesta Alonia Jakarta memungkinkan masyarakat tidak lagi dihadapkan pada pilihan antara memiliki rumah yang terjangkau atau tinggal dekat dengan tempat bekerja. Kini keduanya dapat diwujudkan secara bersamaan”, ujar Imelda.

Dalam proses pengembangannya, Perumnas juga menerapkan pendekatan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Sebelum tahap pembangunan dimulai, Perumnas telah menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bersama masyarakat untuk menyerap aspirasi, preferensi, serta kebutuhan calon penghuni mengenai konsep hunian ideal di kawasan perkotaan. 

Baca Juga: Pefindo Turunkan Rating PTPP, Perumnas, dan ADCP, Risiko Likuiditas dan Refinancing Meningkat

Baca Juga: Revitalisasi Rusun Klender Jadi Proyek Hunian Vertikal Terbesar

Masukan dari masyarakat tersebut menjadi dasar dalam merancang Samesta Alonia Jakarta agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat urban saat ini, khususnya generasi milenial dan Gen Z yang mengutamakan aksesibilitas, fleksibilitas ruang, konektivitas transportasi, serta fasilitas penunjang produktivitas.

Melalui pembangunan Samesta Alonia Jakarta, Perumnas kembali menegaskan komitmennya sebagai pengembang perumahan rakyat yang terus menghadirkan solusi hunian berkualitas bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Tidak hanya menyediakan tempat tinggal yang layak dan terjangkau,

Perumnas juga mendorong terciptanya kawasan hunian yang terkoneksi dengan pusat-pusat aktivitas kota sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan perkotaan yang lebih inklusif, berkelanjutan dan berdaya saing.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kukuhkan Ribuan Relawan di Bone, Andi Yuliani Paris Bidik 7 Kursi PAN di DPRD
• 19 jam lalu
0
thumb
Fakta Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Ancaman Teror, Ada Skenario Dibunuh hingga Dibom
• 3 jam lalu
0
thumb
Airlangga Pasang Target Besar, ETF Emas Indonesia Ditantang Lewati India dan Singapura
• 2 jam lalu
0
thumb
Polda Metro Koordinasi ke Polda Jateng Ekshumasi Jenazah Sutrimo
• 5 jam lalu
0
thumb
Berikut Data Jumlah Titik Panas di Pulau Sumatra, Riau Posisi Kedua
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.