Netanyahu Tolak 15 Poin Rencana Perdamaian Gaza Usulan Board of Peace

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menolak 15 poin rencana perdamaian Gaza usulan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Netanyahu menegaskan pasukan Pertahanan Israel (IDF) tak akan ditarik sampai Hamas benar-benar melucuti senjatanya.

"Israel menolak 15 poin dokumen tersebut. Militer Israel tak akan melakukan penarikan pasukan sampai Hamas benar-benar melucuti senjatanya," kata Netanyahu dikutip Guardian, Senin (10/8/2026).

Netanyahu ingin penarikan senjata Hamas bukan hanya rencana semu. Netanyahu menyebut akan berkomunikasi dengan AS mengenai hal tersebut.

"Kami maksud adalah pelucutan senjata yang sesungguhnya, bukan pelucutan senjata yang semu. Saat ini, kami sedang berdiskusi dengan pihak Amerika mengenai masalah tersebut," ujar Netanyahu.

Baca juga: Potret Warga Gaza Bekerja dari Tenda Pengungsian

Adapun BoP bentukan Trump pada Juli lalu mengusulkan 15 poin rencana perdamaian. Salah satunya mewajibkan Hamas melucuti senjata sebagai balasan dari penarikan pasukan Israel di jalur Gaza.

Trump sebelumnya menyatakan kesepakatan tersebut akan dilaksanakan secara bertahap. Namun, Netanyahu pada hari Minggu (9/8) menyatakan bahwa ia menginginkan pelucutan senjata penuh terlebih dahulu sebelum kesepakatan itu dilaksanakan.

Baca juga: Balas Serangan Saudi, Houthi Gempur Kilang Minyak Aramco

Untuk diketahui, Israel telah memberikan sinyal penolakan terkait rencana perdamaian usulan BoP itu. Setelah Trump mengumumkan rencana perdamaian pada bulan lalu, Israel justru meningkatkan serangan udaranya di wilayah Palestina. Berdasarkan laporan Guardian, serangan itu menewaskan 18 orang pada pekan lalu.




(dwr/whn)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Telur Retak Boleh Dimakan atau Tidak? Simak Penjelasan Ahli
• 16 jam lalu
0
thumb
KOLOM ANDI SURUJI: Ekonomi Sulsel Tumbuh tapi Loyo
• 4 jam lalu
0
thumb
Dirreskrimum Polda Sumbar Minta Maaf, Kasus Dugaan Pemukulan Berakhir Damai
• 1 jam lalu
0
thumb
Dedi Mulyadi Tegaskan RS di Jabar Wajib Terima Korban Begal, Biaya Ditanggung Pemprov
• 17 jam lalu
0
thumb
Dari Beasiswa Jadi Aksi Nyata, Dama Kara Sukses Bawa Karya Difabel Mendunia
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.