2 Pekerja Proyek di Jaktim Tertimpa Beton Turap hingga Terluka di Kepala

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua pekerja proyek normalisasi saluran air tertimpa material beton turap di Jalan D.I. Panjaitan, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Minggu (9/8/2026).

Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur (Jaktim), Parlin Nainggolan, menyampaikan, pihaknya melakukan evakuasi terhadap kedua pekerja tersebut.

"Dua pekerja yang dievakuasi karena tertimpa material beton turap di kawasan Cipinang Cempedak," kata Parlin di Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu, dikutip dari Antara.

Baca juga: Bank Jakarta Jadi Sponsor Persija, Dirut Singgung Target yang Tak Ada di Kontrak Shin Tae-yong

Parlin mengatakan, proses evakuasi kedua korban berlangsung lebih dari tiga jam karena prosesnya tidak mudah.

Sebagian tubuh salah satu korban berada di dalam air keruh dan tertimbun material beton sehingga petugas harus bekerja secara hati-hati.

"Cukup sulit karena bagian tubuh korban berada di dalam air. Airnya keruh dan korban juga tertimbun beton," ujar Parlin.

Untuk memudahkan proses evakuasi, petugas terlebih dahulu mengurangi debit air di lokasi menggunakan mesin pompa.

Setelah air berkurang, petugas dapat bekerja lebih maksimal untuk mengangkat material beton yang menimpa korban.

Petugas juga mengerahkan peralatan berat untuk membantu proses evakuasi material beton dan reruntuhan di sekitar lokasi.

Baca juga: Grand Livina Ditabrak 2 Truk Tronton di Bekasi, Pengemudi Taksi Online Tewas

"Kami mengerahkan 25 personel Gulkarmat Jakarta Timur dengan dukungan enam unit kendaraan diterjunkan dalam proses penyelamatan tersebut," ucap Parlin.

Berdasarkan keterangan Gulkarmat, laporan kejadian diterima pukul 14.50 WIB. Petugas tiba di lokasi enam menit kemudian, yakni pukul 14.56 WIB dan proses evakuasi kedua pekerja selesai sekitar pukul 17.39 WIB.

Kedua korban mengalami luka pada bagian kepala dan tungkai akibat tertimpa reruntuhan. Selama proses evakuasi berlangsung, korban juga mendapatkan penanganan medis.

Petugas memberikan infus dan oksigen kepada kedua korban sambil menunggu proses penyelamatan selesai.

Setelah berhasil dievakuasi, kedua pekerja dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Proses evakuasi juga berdampak terhadap arus lalu lintas di Jalan D.I. Panjaitan. Sejumlah bagian jalan digunakan untuk menempatkan kendaraan dan peralatan petugas.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Kisah Malik: Pernah Dibully, Kini Juara Nasional dan Penerima Beasiswa Kedokteran

Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Cawang menuju Jatinegara mengalami kepadatan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pengumuman: Prabowo Pilih Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI
• 2 jam lalu
0
thumb
Terungkap! Pasca Temuan 996 Senjata & Narkoba di Sekolah, Yayasan Soroti Diduga Jadi Gudang Bisnis
• 4 jam lalu
0
thumb
Masuki Usia ke-28 tahun, IJTI Berkomitmen Menjaga Marwah Jurnalisme Televisi Dan Demokrasi
• 17 jam lalu
0
thumb
Mulai Pekan Depan, BGN Wajibkan Ompreng MBG Cantumkan Batas Waktu Konsumsi
• 17 jam lalu
0
thumb
KSP Menilai Sekolah Nasional Terintegrasi Memperluas Pendidikan Bermutu hingga Pelosok Indonesia
• 41 menit lalu
0
Berhasil disimpan.