BANYUMAS, KOMPAS.TV - Sebelum dimakamkan, keluarga Sutrimo sempat membuka jenazah korban yang sudah terbungkus kain kafan.
Keluarga menyebut kondisi korban sudah bersih. Pakaian dan telepon genggam milik Sutrimo juga tidak diterima pihak keluarga.
Empat orang perwakilan keluarga almarhum Sutrimo telah resmi melaporkan kasus kematian Sutrimo ke polisi pada Sabtu (8/8/2026) malam.
Keluarga meminta polisi mengungkap penyebab kematian Sutrimo yang masih menjadi misteri.
Pihak keluarga mengaku hingga saat ini tidak menerima barang-barang milik Sutrimo, baik itu pakaian yang dikenakan Sutrimo maupun telepon genggam pribadi milik almarhum.
Sementara itu, Ormas Kongres Pemuda Indonesia atau KPI melaporkan kejanggalan kematian karyawan eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sutrimo ke Bareskrim Mabes Polri.
Kongres Pemuda Indonesia mendesak adanya autopsi dan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo untuk menjawab berbagai spekulasi yang berkembang di masyarakat.
Kuasa hukum Kongres Pemuda Indonesia, Pitra Romadoni menilai kejelasan penyebab kematian Sutrimo menjadi penting, mengingat kemungkinan Sutrimo menjadi saksi kunci kasus dugaan korupsi dan TPPU eks Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Baca Juga: Advokat Soroti Kejanggalan Kasus Sutrimo: Sebelum Meninggal, Beliau Tiba-Tiba Disuruh ke Jakarta
#sutrimo #febrieadriansyah #kematiansutrimo #jampidsus
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- sutrimo
- keluarga sutrimo
- febrie adriansyah
- kematian sutrimo
- eks jampidsus
- banyumas






Komentar (0)