VIVA – Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, langsung menunjukkan ketajamannya pada pertandingan perdana bersama Fortuna Sittard di Eredivisie 2026/2027.
Romeny mencetak satu gol saat Fortuna Sittard bertandang ke markas PSV Eindhoven dalam laga pekan pertama yang berlangsung di Stadion Philips, Sabtu (8/8/2026) malam waktu setempat.
Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 2-2. Romeny membuka keunggulan Fortuna pada menit ke-42 sebelum PSV membalikkan keadaan lewat Ryan Flamingo pada menit ke-56 dan Noah Fernandez menit ke-74.
Fortuna Sittard akhirnya terhindar dari kekalahan setelah Edouard Michut mencetak gol penyama kedudukan pada masa injury time.
Gol tersebut terasa spesial bagi Romeny karena menjadi torehan perdananya setelah resmi bergabung dengan Fortuna Sittard. Pemain keturunan Indonesia itu pun mengaku senang bisa kembali bermain sekaligus membantu tim meraih poin di markas juara Belanda tersebut.
“Rasanya sangat menyenangkan bisa kembali, apalagi dengan hasil seperti ini,” ujar Romeny.
Penampilan Romeny tentu menjadi kabar positif bagi Timnas Indonesia. Striker berusia 25 tahun itu kini mendapatkan kesempatan untuk kembali menemukan ritme permainan setelah sebelumnya menjalani masa peminjaman di Fortuna Sittard.
Di sisi lain, hasil imbang tersebut membuat pelatih PSV Eindhoven, Peter Bosz, kecewa berat. PSV sebenarnya mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal lebih dulu dari gol Romeny. Namun, keunggulan 2-1 yang sudah berada di depan mata akhirnya sirna setelah Fortuna mencetak gol pada penghujung pertandingan.
Bosz menilai persoalan PSV bukan terletak pada rencana permainan. Menurutnya, para pemain sudah mengetahui apa yang harus dilakukan untuk menghadapi Fortuna, tetapi gagal menjalankan strategi tersebut secara maksimal.
“Ini bukan seperti yang kami inginkan,” ujar Bosz kepada ESPN.
Bosz menjelaskan Fortuna tampil dengan pertahanan rendah sehingga PSV seharusnya mampu menciptakan lebih banyak peluang.
“Kami tahu mereka akan bertahan di depan kotak penalti. Kami harusnya bisa menembus itu, tapi kami tidak menciptakan cukup peluang,” katanya.
Ia juga menilai PSV justru memberikan kesempatan kepada Fortuna untuk menciptakan peluang. “Kami mencoba sesuatu yang mungkin berani, tapi menurut saya berjalan baik karena mereka tidak menciptakan peluang. Justru kami yang memberi mereka peluang,” jelasnya.






Komentar (0)