Mulai 2027, Pramono Anung Alihkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memutuskan untuk mengalihkan seluruh pengelolaan transportasi laut Kepulauan Seribu dari Dinas Perhubungan (Dishub) kepada PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mulai 2027.

"Mulai tahun depan, dari seluruh kota maupun Kepulauan Seribu, transportasinya harus lebih mudah dan efisien. Pengelolaannya tidak lagi dikelola oleh Dinas Perhubungan, tetapi akan diberikan kepada BUMD, dalam hal ini Transjakarta," kata Pramono di Bundaran HI, Jakarta, Minggu.

BACA JUGA: Jakarta Ecotourism Festival 2026, Puluhan Mahasiswa Jelajah Kepulauan Seribu

Keputusan ini menjadi upaya strategis dalam memperbaiki sistem transportasi antara daratan dan kepulauan.

Menurut Pramono, masyarakat Kepulauan Seribu berhak mendapatkan akses dan fasilitas transportasi publik yang setara dengan warga di lima wilayah kota administrasi Jakarta.

BACA JUGA: Kemenkum DK Jakarta Dorong Perlindungan KI bagi Produk Unggulan Kepulauan Seribu

"Pemprov DKI harus adil bagi semua warga Jakarta, termasuk di Kepulauan Seribu. Maka saya sudah memutuskan, mulai tahun depan nanti, dari seluruh kota yang ada di Jakarta mau ke Kepulauan Seribu itu transportasinya harus lebih mudah, lebih efisien, dan Kepulauan Seribu merasa memiliki dan menjadi bagian itu," kata Pramono.

Pramono memastikan kebijakan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mempermudah perjalanan warga dari daratan Jakarta menuju Kepulauan Seribu. Sebaliknya, masyarakat Kepulauan Seribu juga akan memperoleh kemudahan ketika hendak bepergian ke berbagai wilayah di Jakarta.

BACA JUGA: Awak Kapal Kargo Terjatuh di Laut Jawa Kepulauan Seribu, Basarnas Lakukan Pencarian

"Sehingga dengan demikian warga di Pulau Seribu pasti akan mendapatkan kemudahan transportasi ke Pulau Seribu," kata Pramono.

Selain akses menuju Kepulauan Seribu, Pramono juga menyoroti perkembangan transportasi umum di wilayah Jakarta secara keseluruhan.

Menurut Pramono, pembangunan dan penguatan jaringan transportasi publik menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk meningkatkan konektivitas sekaligus mengurangi persoalan kemacetan.

Dalam kesempatan yang sama, Pramono menyampaikan bahwa proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai yang dibangun sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ditargetkan segera diresmikan pada Agustus 2026.

LRT tersebut memiliki panjang lintasan sekitar 12,2 kilometer dan akan melayani 11 stasiun. Nilai investasi atau anggaran pembangunan proyek tersebut disebut mencapai sekitar Rp12,1 triliun.

"Mulai dari Kelapa Gading sampai Manggarai sepanjang 12,2 kilometer, investasinya atau budget-nya kurang lebih Rp12,1 triliun, berhenti di 11 stasiun, waktu tempuhnya 28 menit, akan segera diresmikan," ucap Pramono.

Pramono berharap peresmian LRT tersebut dapat dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Family Gathering Prokopim Makassar Meriahkan HUT Kemerdekaan RI
• 11 jam lalu
0
thumb
Mensesneg Kabinet Bayangan Tantang Debat Terbuka ke Mentan Amran Sulaiman soal Swasembada Pangan
• 7 menit lalu
0
thumb
Bontang Kuala, kehangatan hidup kampung nelayan terapung
• 16 jam lalu
0
thumb
Penampilan Terakhir Sam Neill Diabadikan dalam Film The Legend of Zelda
• 10 jam lalu
0
thumb
Sekda Pimpin Rapat HUT Ke-81 RI, Pemkot Makassar Siapkan Semarak di 15 Kecamatan
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.