HARIAN.FAJAR.CO.ID, BANDUNG — Kedatangan Danijel Loncar ke Persib Bandung bukan sekadar aktivitas transfer untuk memperkuat lini belakang.
Di balik perekrutan bek tengah asal Kroasia tersebut, Persib sedang menyiapkan fondasi untuk sebuah target yang jauh lebih besar: mencetak sejarah dengan merebut gelar Super League untuk keempat kalinya secara beruntun.
Persib resmi mengamankan jasa Loncar pada Sabtu (8/8/2026). Pemain berusia 29 tahun dengan tinggi badan 189 sentimeter itu dikontrak selama dua musim.
Kedatangan Loncar menjadi bagian dari strategi Persib dalam membangun skuad yang lebih dalam untuk menghadapi musim 2026/2027.
Pangeran Biru tidak hanya dituntut mempertahankan dominasi di kompetisi domestik. Musim depan juga akan menjadi periode yang padat karena Persib harus membagi konsentrasi ke sejumlah kompetisi.
Situasi tersebut membuat kedalaman skuad menjadi kebutuhan mutlak.
Loncar pun datang dengan modal pengalaman kompetitif di Eropa. Ia pernah bermain di kasta tertinggi sepak bola Kroasia bersama NK Osijek sebelum melanjutkan kariernya bersama Pogon Szczecin di Liga Polandia.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan Persib menjadikan Loncar sebagai bagian dari proyek musim depan.
Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan perekrutan Loncar dilakukan berdasarkan kebutuhan teknis yang telah direkomendasikan tim pelatih.
“Danijel merupakan pemain yang berposisi natural sebagai bek tengah. Posisi tersebut menjadi salah satu kebutuhan tim berdasarkan rekomendasi dari tim pelatih. Kami percaya kehadirannya dapat memberikan tambahan kualitas, pengalaman, sekaligus memperkuat kedalaman skuad yang kami perlukan untuk menjalani musim yang sangat kompetitif,” kata Adhitia.
Kedatangan Loncar sekaligus menambah persaingan di sektor pertahanan Persib.
Sebelumnya, Pangeran Biru telah memiliki sejumlah bek tengah dengan pengalaman dan karakter berbeda, seperti Julio Cesar, Patricio Matricardi, Gabriel Mutombo, Hamra Hehanussa, dan Kakang Rudianto.
Dengan tambahan Loncar, Persib memiliki lebih banyak opsi untuk melakukan rotasi.
Hal tersebut menjadi sangat penting karena jumlah pertandingan yang harus dijalani Persib musim depan berpotensi meningkat secara signifikan.
Persib dijadwalkan tampil di kompetisi domestik sekaligus membawa nama Indonesia di level Asia dan ASEAN.
Kondisi itu membuat rotasi bukan lagi sekadar pilihan.
Pelatih membutuhkan pemain yang siap diturunkan kapan pun dibutuhkan tanpa membuat kualitas permainan turun drastis.
“Kami menyadari bahwa musim ini akan menghadirkan tuntutan yang jauh lebih besar. Karena itu, setiap keputusan dalam proses pembentukan skuad dilakukan secara terukur agar Persib memiliki kedalaman tim yang mampu menjaga konsistensi performa di seluruh kompetisi yang kami ikuti,” ujar Adhitia.
Namun, kedalaman skuad bukan satu-satunya alasan di balik kedatangan Loncar.
Persib juga membutuhkan pemain dengan mental kompetitif untuk menjaga standar permainan setelah berhasil mendominasi kompetisi domestik.
Target mempertahankan gelar tentu menghadirkan tekanan berbeda.
Setiap lawan akan datang dengan motivasi lebih tinggi ketika menghadapi juara bertahan.
Persib tidak lagi berada dalam posisi mengejar.
Mereka adalah tim yang harus dipertahankan untuk dikalahkan.
Di titik inilah pengalaman Loncar di kompetisi Eropa diharapkan memberikan nilai tambah.
Bek berusia 29 tahun tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pemain yang bertugas memenangkan duel di lini belakang, tetapi juga membawa pengalaman menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi.
Persib membutuhkan karakter tersebut ketika harus menjalani jadwal padat dan menghadapi lawan dengan gaya permainan berbeda.
Misi Persib musim depan pun menjadi semakin jelas.
Mereka ingin mempertahankan mahkota Super League sekaligus menorehkan sejarah baru dengan meraih gelar keempat secara berturut-turut.
Ambisi tersebut tidak mudah.
Kompetitor seperti Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Borneo FC, Bali United, hingga sejumlah klub lain juga melakukan pembenahan besar-besaran.
Persib harus menghadapi kompetisi yang semakin kompetitif.
Karena itu, manajemen memilih untuk tidak mengambil risiko dengan mengandalkan komposisi lama.
Transfer Loncar menjadi salah satu bukti bahwa Persib ingin mempertahankan standar skuadnya.
Jika musim sebelumnya kekuatan Persib dibangun melalui kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda, musim depan mereka mencoba menambah dimensi baru melalui pemain yang memiliki pengalaman dari sepak bola Eropa.
Loncar diharapkan menjadi bagian dari puzzle tersebut.
Adhitia juga memastikan Persib menyambut kedatangan Loncar dengan optimisme.
“Kami menyambut Danijel dengan hangat sebagai bagian dari keluarga besar Persib. Semoga proses adaptasinya berjalan dengan baik dan ia dapat memberikan kontribusi maksimal bagi tim. Bersama seluruh pemain, staf pelatih, dan dukungan luar biasa dari Bobotoh, kami ingin terus membawa Persib berkembang, semakin kompetitif, dan mampu memberikan kebanggaan bagi Jawa Barat serta sepak bola Indonesia,” bebernya.
Bagi Persib, perekrutan pemain bukan hanya soal memenuhi kebutuhan posisi.
Setiap pemain baru harus menjawab kebutuhan kompetisi.
Loncar datang untuk memperkuat lini belakang.
Namun, harapan yang dibebankan kepadanya jauh lebih besar.
Ia harus membantu Persib tetap kokoh ketika jadwal semakin padat, menjaga konsistensi ketika rotasi dilakukan, dan memberikan pengalaman ketika tim menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi.
Pada akhirnya, target terbesar tetap berada di kompetisi domestik.
Persib ingin mempertahankan supremasi mereka dan mengejar gelar Super League keempat secara beruntun.
Jika berhasil, pencapaian tersebut bukan sekadar tambahan trofi.
Itu akan menjadi sebuah catatan sejarah baru bagi Pangeran Biru.
Dan perjalanan menuju sejarah tersebut dimulai dari keputusan-keputusan kecil di bursa transfer.
Salah satunya adalah mendatangkan Danijel Loncar.
Bek Kroasia itu kini memiliki tugas besar: membuat pertahanan Persib semakin sulit ditembus dan membantu Pangeran Biru mempertahankan mahkota.
Satu transfer, satu tambahan kekuatan, dan satu ambisi besar: Persib ingin kembali menjadi juara dan mencetak sejarah empat kali beruntun.






Komentar (0)