DKP DIY optimalkan lahan milik kalurahan untuk budi daya lele dan nila

antaranews.com
20 jam lalu
Cover Berita
Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengoptimalkan lahan atau tanah milik kalurahan (wilayah setingkat desa di kabupaten) di provinsi tersebut untuk mengembangkan budi daya ikan lele dan nila.

Kepala DKP DIY Hery Sulistio Hermawan di Yogyakarta, Minggu, mengatakan pengembangan budi daya lele dan nila tersebut direalisasikan melalui Program Budi Daya Ikan Tematik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di desa-desa.

"Nah, tujuannya untuk mengoptimalkan sumber daya yang ada di kalurahan, sehingga nanti kolam-kolam menggunakan tanah kas kalurahan, kemudian rencana yang dikembangkan adalah ikan lele dan nila," katanya.

Menurut dia, pemilihan ikan lele dan nila tersebut karena menjadi komoditas hasil perikanan budi daya yang memiliki pasar terbuka luas di DIY, bahkan nantinya dapat mendukung menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).

"Karena lele ini pasarnya terbuka luas termasuk rantai pasoknya untuk mendukung Program MBG di SPPG, jadi arahnya seperti itu. Harapannya mungkin di awal September mulai dibangun," katanya.

Baca juga: DKP DIY minta warga tak buang sampah sembarangan cegah penyu mati

Baca juga: DIY usulkan empat lokasi Kampung Nelayan Merah Putih ke KKP

Menurut dia, perikanan tematik untuk budi daya ikan lele dan nila nantinya dengan memanfaatkan lahan yang tidak terlalu luas, dan pemanfaatan air yang bisa disirkulasi untuk keberlanjutan usaha.

"Ini kan menghadapi tantangan kita saat ini, lahan yang semakin terbatas, sumber daya air juga terbatas, sehingga air ini tidak menjadi boros, tidak terus terbuang percuma, tapi kan bisa diputar," katanya.

Dia mengatakan di wilayah DIY program pengembangan budi daya dari KKP tersebut menyasar ke 64 kelompok budi daya perikanan, dengan pembangunan fisik sarana mendapat dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

"Kalau untuk sarana budi daya, baik benih, pakan itu langsung dari Kementerian Kelautan Perikanan. Kalau kami kan nanti pendampingan di lapangan, bagaimana masyarakat itu bisa siap untuk mengoptimalkan dan pemeliharaan," katanya.

Baca juga: DIY lepasliarkan 101 tukik di Pantai Wediombo Gunungkidul

Baca juga: DKP tindak tegas penjual ikan predator di DIY


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Topan Dolphin Dekati China, Ribuan Warga Dievakuasi
• 22 jam lalu
0
thumb
Waduh, Pak Natalius Pigai Tempati Dinilai Menteri dengan Kinerja Kurang Baik Versi IPO
• 17 jam lalu
0
thumb
Ubud Village Jazz Festival Kembali Digelar pada Agustus 2027 Setelah Merampungkan Edisi ke-13
• 3 jam lalu
0
thumb
Tarra Budiman Bongkar Biang Kerok di Balik Celetukan Liar Dodit Mulyanto dalam Film Ketok Mejik, Ternyata Sosok Ini!
• 5 jam lalu
0
thumb
Seskab Dorong Anak Putus Sekolah Berani Bermimpi Besar di Sekolah Rakyat
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.