Brasil pernah dihantam tragedi ledakan yang dipicu bocornya pipa minyak. Bahkan, ledakan ini hampir menghancurkan satu kota di Brasil.
Dikutip dari arsip Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA Archive), ledakan ini terjadi di Cubatão, São Paulo, Brasil. Ledakan dipicu oleh kebocoran dari jalur pipa pada tahun 1984.
Ledakan terjadi pada dini hari tanggal 25 Februari 1984. Lokasi ledakan berada di dekat pemukiman kumuh bernama Vila Socó, yang saat itu dihuni oleh sekitar 8.000 orang.
Bencana bermula dari kebocoran besar pada jalur pipa berdiameter 18 inci. Kebocoran ini membuat sekitar 700.000 liter bensin meluber ke area sekitar pemukiman.
Sementara itu, penduduk setempat sebenarnya sudah menyadari adanya kebocoran bensin tersebut. Setidaknya dua jam sebelum api pertama kali muncul. Tetapi mereka tidak langsung menyelamatkan diri.
Bahkan, ada beberapa warga yang dilaporkan mengumpulkan dan menimbun bensin yang tumpah tersebut di dalam rumah mereka masing-masing. Api mulai berkobar hebat pada dini hari dan berlangsung selama hampir 10 jam sebelum akhirnya dapat dipadamkan
Kebakaran tersebut menghancurkan area seluas 100.000 m² atau setara dengan hampir 75% dari total wilayah pemukiman Vila Socó. Hampir satu kota hancur akibat ledakan ini.
Tim penyelamat menemukan 67 jenazah di reruntuhan rumah, yang hampir semuanya dalam kondisi terbakar parah hingga tidak dapat dikenali lagi. Adapun korban jiwa mencapai 508 orang. Sedangkan 200 orang mengalami luka-luka serius akibat peristiwa ini.
Rentetan kecelakaan tragis seperti di Cubatão ini menjadi salah satu alasan utama bagi Brasil untuk memperkuat regulasi keselamatan industri minyaknya, termasuk pengesahan Undang-Undang 9966 pada tahun 2000 yang mengatur tentang pencegahan dan pengendalian polusi akibat minyak di perairan nasional.
(rdp/imk)






Komentar (0)