TABLOIDBINTANG.COM - Marshanda kembali membagikan cerita personal tentang perjalanan mengenal dirinya sendiri.
Dalam sebuah perbincangan bersama Nikita Willy, aktris yang dikenal terbuka soal kesehatan mental itu mengungkap makna mendalam dari konsep self love atau mencintai diri sendiri.
Menurut Marshanda, sebelum mampu memberikan kasih sayang kepada orang lain, seseorang harus terlebih dahulu belajar menerima dan menyayangi dirinya sendiri.
Ia mengaku pernah berada di fase ketika merasa sudah mencintai banyak orang dalam hidupnya, tetapi belum benar-benar memahami bagaimana cara mencintai dirinya sendiri.
"Untuk nyayangin orang lain aku harus sayangin diriku sendiri dulu. Aku kayak dapat pesan yang bermakna banget dari situ," ujar Marshanda.
Marshanda menyadari selama ini ia sering mengatakan kepada orang-orang terdekat bahwa dirinya menyayangi mereka.
Namun, di sisi lain, ia merasa belum pernah benar-benar mempraktikkan rasa sayang tersebut kepada dirinya sendiri.
"Berapa banyak orang dalam hidup aku waktu itu yang aku klaim aku sayang banget sama kalian, tapi aku sayang ke diriku sendiri aja enggak pernah praktikkan, enggak pernah tahu rasanya apa," tuturnya.
Luruskan Arti Self Love yang Sering Disalahpahami
Marshanda juga membahas anggapan bahwa seseorang yang menerapkan self love sering dianggap egois atau hanya mementingkan diri sendiri.
Baginya, pemahaman tersebut tidak sepenuhnya benar.
Ia menjelaskan bahwa self love yang sebenarnya bukan berarti menjauh dari orang lain, melainkan mengisi kembali energi diri agar bisa hadir lebih baik untuk lingkungan sekitar.
"Yang sungguh-sungguh itu ketika dia nge-charge dirinya sendiri supaya happy, agar saat dia kembali ke suaminya, ke anak-anaknya, ke orang tuanya, ke komunitasnya dia jadi happy lagi, baterainya penuh seratus persen," jelas Marshanda.
Menurutnya, seseorang yang sudah merasa cukup dengan dirinya sendiri justru bisa memberikan energi positif kepada orang lain tanpa merasa terbebani.
Marshanda mengibaratkan orang yang tidak merawat dirinya sendiri akan mudah merasa lelah ketika berinteraksi dengan orang lain.
"Self love yang sesungguhnya adalah membuat diri kita terpenuhi dulu, jadi saat kita sama orang lain kita penuh, dan orang bisa ngerasain itu," katanya.
Selain itu, Marshanda juga membagikan pengalaman menarik saat dirinya berada di titik terendah.
Ketika merasa bingung harus melakukan apa untuk membantu dirinya bangkit, ia mendapat saran dari psikolognya untuk mencoba membantu orang lain.
Menurutnya, tindakan sederhana seperti menolong sesama bisa membantu seseorang kembali menemukan rasa berharga dalam dirinya.
"Orang yang sedang merasa nyasar bisa lakuin adalah nolong orang lain. Setelah nolong orang lain kamu akan merasa lebih baik terhadap diri kamu sendiri," ungkap Marshanda.
Bagi Marshanda, perjalanan mencintai diri sendiri bukan hanya tentang memprioritaskan kebahagiaan pribadi, tetapi juga tentang membangun diri agar mampu memberikan hal positif bagi orang-orang di sekitarnya.





Komentar (0)